80 Sekolah Dapat Hibah Alat Kesehatan

by -

METROPOLITAN – Gojek terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemerin­tah di masa pandemi Covid-19. Dukungan Gojek juga dibe­rikan melalui sektor pendidi­kan yang secara bertahap mulai menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Gelombang Covid-19 telah jauh menurun dan membuat kebijakan PPKM di Indonesia mulai dilonggarkan. Salah satu yang merasakan relaksa­si PPKM adalah sektor pen­didikan, di mana sekolah mulai dibolehkan menyelen­ggarakan PTM secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat. Gojek pun turut ambil bagian dengan memberikan dukungan berupa hibah ke­lengkapan protokol kesehatan bagi 80 sekolah di wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Dani Oktobianto selaku VP Regional Jabodetabek Gojek menyampaikan bahwa pan­demi telah memberikan tan­tangan yang luar biasa bagi dunia pendidikan. Para guru, siswa dan orang tua terpaksa beradaptasi dengan situasi sulit ini.

Baca Juga  Konsep Link and Match Perkuat Daya Saing Lulusan Vokasi

“PTM tentunya membawa harapan bagi kita semua. Me­ski di saat bersamaan kita juga punya kekhawatiran. Sebagai bagian dari masyara­kat, Gojek turut merasakan antusiasme dan kekhawatiran tersebut. Oleh karena itu, kita ingin berkontribusi nya­ta dalam mendukung PTM agar bisa berjalan aman dan lancar, dengan menyediakan kelengkapan protokol kese­hatan bagi sekolah-sekolah di wilayah Bodetabek,” be­bernya.

Bentuk dukungan Gojek kepada pihak sekolah berupa alat cek suhu mandiri yang disiagakan di gerbang sekolah, masker, hand sanitizer, sabun cair, disinfektan serta alat semprot disinfektan.

Perhatian yang ditunjukkan Gojek disambut positif Ke­pala Dinas Pendidikan (Dis­dik) Kota Bogor, Hanafi. Men­urutnya, salah satu poin pen­ting yang dititipkan kepada pihak sekolah sebagai penyel­enggara PTM adalah protokol kesehatan yang ketat dan memadai.

“Untuk itu, kita merasa ter­bantu dengan dukungan ke­lengkapan protokol kesehatan yang diberikan Gojek. Kita berharap para pengajar, siswa dan orang tua dapat merasa lebih aman dan nyaman da­lam menjalani PTM di tahap awal ini,” ungkapnya.

Baca Juga  TP PKK Gaet Psikolog Latih Pengajar Sekolah Ibu

Sementara itu, Kepala SMPN 7 Kota Bogor, Hj Siti Djum­hurijah yang sekolahnya me­nerima bantuan dari Gojek mengapresiasi langkah ini. Keduanya sepakat langkah Gojek menjadi bagian dari keseluruhan upaya sekolah dalam menyiapkan PTM dan membuat pihak sekolah lebih percaya diri dalam menjalan­kan PTM.

Selain inisiatif di atas, Gojek juga menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan PTM dengan menyediakan voucer layanan GoRide dan GoCar bagi ribuan sekolah di wilayah Jabodetabek. Kode voucher yang dapat digunakan adalah GOJEKTOSCHOOL. Siswa dan guru akan menda­patkan total voucer Rp60.000 dengan memasukkan kode voucer tersebut ke dalam ap­likasi Gojek mereka. Voucer hanya dapat digunakan dari dan menuju ke sekolah.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi ma­syarakat yang terpaksa beper­gian, salah satunya aktivitas sekolah, Gojek juga melun­curkan layanan GoRide dan Gocar Protect+. Layanan ini memastikan 100 persen mit­ra driver yang bertugas telah menjalani vaksinasi Covid-19, pengecekan suhu tubuh se­cara rutin, disinfeksi berkala terhadap kendaraan, menja­min kendaraan dilengkapi sekat pelindung dan air pu­rifier (bagi armada GoCar) dan sekat pelindung serta sambungan/extension kaca helm bagi mitra driver (bagi armada GoRide).

Baca Juga  Raih UTBK Tinggi, 1.000 Sekolah Terbaik Masuk PTN

“Kita menyadari dukungan ini tidak seberapa, namun kita percaya dengan seman­gat gotong-royong dan keber­samaan, kita dapat #Bangkit­Bersama. Dimulai dari sektor pendidikan yang membawa harapan bagi banyak pihak,” tutup Dani. (rb/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *