Aturan Mulai Longgar, Masjid Raya Bogor Buka Kembali Kegiatan Keagamaan

by -

METROPOLITAN.id – DKM Masjid Raya Bogor mengaku akan membuka kembali kegiatan keagamaan yang selama ini sempat terhenti imbas kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Keputusan ini diambil menyusul Kota Bogor saat ini sudah berada pada status PPKM level 2 bersama DKI Jakarta dan 10 kota/kabupaten se-Jawa Barat.

“Iya, kita akan buka kembali kegiatan keagamaan yang sempat terhenti akibat PPKM,” kata Ketua DKM Masjid Raya Bogor, Ahmad Fathoni.

Meski demikian, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran pengurus DKM, kegiatan keagamaan seperti apa yang akan dibuka kembali untuk umum.

Diantaranya ada pengajian rutin berupa kajian Senin menjelang buka shaum sunnah, kajian Kamis, kajian malam Jumat, kajian Jumat pagi, kajian malam Sabtu, kajian Sabtu pagi dan pengajian ibu-ibu majlis taklim. Serta, kegiataan keagamaan berupa peringatan hari besar Islam lainnya.

Baca Juga  Haduh, Jalan Menuju Stadion Pakansari Banjir Lagi, Padahal Proyek Rp23 Miliar Baru Selesai

“Rencananya kita mau rapat Jumat ini. Untuk seperti apanya kita mau bahas dulu,” ucap Ketua DKM Masjid Raya Bogor.

“Untuk kaitan prokes sejauh ini masih aman karena sebelum kegiatan kegamaan terhenti pun kita sudah menerapkan prokes ketat di lingkungan masjid,” tandasnya.

Diketahui, Kota Bogor akhirnya berada pada status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua bersama DKI Jakarta dan 10 kota/kabupaten se-Jawa Barat

Hal itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri 53/2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1, yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin (18/10).

Adapun beberapa aturan yang mulai dilonggarakan, salah satunya terkait tempat ibadah (Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Level 2 (dua), dengan maksimal 75 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama. (rez)

Baca Juga  Imam Besar Masjid Istiqlal Doakan Ketum Golkar : Saya Dekat dengan Keluarga Airlangga Hartarto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *