Balas Budi, Suamiku Dijodohkan ke Sepupunya Sendiri(3)

by -
Orang Tuaku Sakit Gara-gara Kakak Pindah Agama (Habis)

Balas Budi, Suamiku Dijodohkan ke Sepupunya Sendiri(3)

SEMENTARA orang tuaku terus mendesak. Bukan karena ada sesu­atu atau apapun, hanya orang tuaku butuh kejelasan mengingat umurku sudah 27 dan tidak ada lagi yang ha­rus ditunda.

Tibalah saatnya salah seorang paman suami mencoba bicara dengan Si Tante. Ternyata ia tidak merestui pernikahan ini. Usut punya usut ter­nyata Si Tante ingin menikahkan suamiku dengan anaknya sendiri yaitu sepupu suami. Adik sepupu yang dibiayai kuliahnya oleh sua­miku!

Akhirnya setelah pergelutan yang panjang, salah seorang paman me­nyarankan kami agar mencoba me­minta pendapat pada keluarga pihak almarhumah Ibu suami. Benar saja, di sana kami mendapat bantuan, akhirnya paman suami dari pihak ibu mau mengantarkan suami me­lamarku.

Baca Juga  Balas Budi, Suami Ku Dijodahkan ke Sepupunya Sendiri (2)

Acara lamaran kecil-kecilan pun dilaksanakan di bulan November 2019. Penetapan waktu pernikahan bulan Agustus 2020 sepulang suami dari berlayar tahun berikutnya.

Setelah lamaran cobaan mulai mun­cul. Pandemi wabah COVID-19 mem­buat suami terlunta-lunta di Jakarta selama berbulan-bulan. Akhirnya terpakailah sudah biaya yang kami persiapkan untuk menikah sebagai biaya hidup suami selama di Jakarta.

Banyak pertimbangan, mengingat wabah tak kunjung usai, pekerjaan tak kunjung dapat, sementara aku juga khawatir, sainganku bukan sem­barang orang, yakni seorang Tante dengan kekuasaan terbesar di kelu­arga suamiku. Aku takut aku akan lebih lama lagi menikah.

Bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *