Bangun, Acara Pemuda Jangan Cuma Seremonial, Kumpul-kumpul dan Makan-makan

by -

METROPOLITAN.id – Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan masih banyak pemuda yang hanya membuat kegiatan seremonial. Padahal kegiatan tersebut tak jelas outputnya.

Hal itu disampaikan Ade Yasin saat menghadiri acara peringatan Sumpah Pemuda yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor di Auditorium Setda, Cibinong, Kamis (28/10).

“Tidak keren lagi acara pemuda mengandalkan acara seremonial, kumpul-kumpul, makan-makan, kemudian acara yang tidak punya output yang jelas,” ujar Ade Yasin.

Ade Yasin mengingatkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini justru membutuhkan kontribusi pemuda dalam mengadakan kegiatan-kegiatan yang mambangkitkan semangat pembangunan. Tujuannya, agar para pemuda mampu dan kuat menghadapi bonus demografi di tahun 2025.

Menurut Ade Yasin, sosok kepemudaan selalu digambarkan memiliki semangat tinggi, bertenaga, dan berintelektual. Sehingga, perannya begitu diharapkan sebagai pondasi dalam menentukan arah tujuan bangsa.

Baca Juga  32 Pepatah Sunda Serta Artinya, Memberi Pesan Hidup Penuh Makna

“Kami menyadari peran penting para pemuda terutama di Kabupaten Bogor sebagai agen perubahan, untuk itu kami ingin pemuda Kabupaten Bogor untuk aktif berinovasi dan terlibat aktif dalam membangun masyarakat Kabupaten Bogor,” harapnya.

Sejauh ini, Pemkab Bogor telah menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda dengan berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program, salah satunya Beasiswa Pancakarsa untuk 1.200 pemuda/pemudi berprestasi.

Ade Yasin menjelaskan, Undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan dan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor nomor 1 tahun 2020 tentang Pembangunan Kepemudaan, mengamanatkan agar pemerintah memberikan penghargaan kepada pemuda yang berprestasi.

“Beasiswa Pancakarsa tahun 2021 diberikan kepada 1.200 pemuda-pemudi usia 16-30 tahun, sebagai penghargaan atas prestasi di bidang keagamaan, kesenian, olahraga, kepemudaan, penggerak sosial, dan akademik, serta untuk membangun generasi muda Kabupaten Bogor yang berkualitas, kompetitif dan berdaya saing di masa depan,” tandasnya. (fin)

Baca Juga  Demo Warga Tuntut Polisi Adil, Kasus Ijazah Palsu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *