Banyak Berita Hoaks soal Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bogor, MUI Lakukan Pembinaan Ulama

by -

METROPOLITAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ka­bupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan pembinaan ter­hadap ulama-ulama di wilay­ahnya yang termakan berita-berita bohong atau hoaks mengenai vaksin Covid-19.

”Banyak ulama termakan hoaks, jadi kita lakukan pem­binaan. Pembinaan dilakukan tentang edukasi mengenai bahaya hoaks, khususnya mengenai vaksinasi,” ungkap Ketua Bidang Pendidikan MUI Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin, usai pembinaan ulama di Mega­mendung, Bogor, Kamis (14/10).

Ia mengaku kini MUI Kabu­paten Bogor sedang fokus melakukan pembinaan ke­pada tokoh alim ulama dan anggotanya di tingkat keca­matan dan desa mengenai keorganisasian dan kesada­ran vaksinasi Covid-19.

”Karena masih rendahnya capaian vaksinasi, kita mela­kukan pembinaan di 40 ke­camatan melibatkan tokoh-tokoh alim ulama dan MUI kecamatan serta MUI desa,” kata Gus Udin.

Baca Juga  PUBG Mobile Mulai Batasi Waktu Bermain

Wakil ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor itu menga­ku saat ini pihaknya intensif memberi edukasi mengenai kehalalan dan keamanan vak­sin Covid-19.

Ia menyebut langkah MUI ini merupakan salah satu ik­htiar dalam penanganan Co­vid-19 di Kabupaten Bogor. Upayanya diawali peluncuran vaksinasi massal MUI di Pon­dok Pesantren Darussalam Ciomas, Bogor, pada Kamis (23/9).

”Kita membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor sebagai ikhtiar menjaga jiwa dan kesehatan umat dari pa­paran virus Covid-19,” jelas Gus Udin.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Aji, menjelaskan teknis percepatan vaksinasi yang dilakukan MUI Kabupaten Bogor yaitu mengerahkan pengurus MUI di 40 kecama­tan se-Kabupaten Bogor un­tuk menyosialisasikan pen­tingnya vaksinasi.

Baca Juga  Kampanye di Dumai, Jokowi Pamer Kemesraan dengan Iriana

”Kita contoh dari internal dahulu. Kita melihat data di lapangan, pengurus MUI ke­camatan dan desa sudah melaksanakan semua vaksi­nasi. Untuk sekarang kita menyasar ke ponpes dan lembaga pendidikan Islam lainnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini progres vaksinasi di Kabupa­ten Bogor baru 31,84 persen, atau 2,69 juta dosis vaksin dari target 70 persen jumlah penduduknya. Yakni 4,2 juta orang atau setara dengan 8,5 juta dosis vaksinasi. (eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *