Barcelona Kelilit Utang Transfer Pemain Rp1,8 T

by -

METROPOLITAN – Krisis keuangan Barcelona belum tuntas dalam waktu dekat. Makin berat karena klub ma­sih berutang total 115 juta euro ke sejumlah klub ter­kait transfer pemain.

Barcelona memang dihan­tam krisis keuangan yang terbilang parah sejak pan­demi virus corona Maret lalu. Dalam laporan keuangan terakhir, utang Barcelona mencapai lebih dari 1 mi­liar euro.

Itulah mengapa salary cap klub Ca­talan itu tidak bisa menyen­tuh angka 100 juta euro dan membuat me­reka kehi­langan Lio­nel Messi. Bahkan, Barcelona cuma merekrut pemain gratisan dan bahkan didaf­tarkan secara bertahap.

Krisis keuangan klub makin terasa berat karena per­forma tim di atas lapangan juga tidak memu­askan. Posisi Ronald Koeman sebagai manajer dalam bahaya karena klub cuma sekali me­nang dari enam pertanding­an terakhir di seluruh ajang.

Baca Juga  Barcelona Imbang, Real Madrid Jaya Di Puncak

Ada kemungkinan Koeman bakal dipecat jika kondisi tim tak kunjung membaik, tapi Barcelona juga pikir-pikir lagi karena harus membayar kompensasi. Sebab, Barce­lona juga masih punya utang terkait transfer.

Direktur umum Fran Rever­ter akan mengumumkan ha­sil audit terbaru kepada klub. Nah, utang transfer itu juga akan dibahas dalam laporan tersebut.

Meski jumlah utang klub sudah terpangkas sekitar 28,4 persen, Barcelona masih beru­tang transfer ke sejumlah klub sebesar total 115 juta euro atau sekitar Rp1,8 triliun.

Yang paling besar adalah utang 39 juta euro kepada Juventus untuk Miralem Pja­nic yang kini sudah pindah ke Besiktas, lalu 32 juta euro ke Ajax Amsterdam untuk transfer Frenkie de Jong dan 16 juta euro untuk transfer Sergino Dest. Sementara, pembayaran transfer Philippe Coutinho masih menyisakan 13 juta euro.

Baca Juga  Tanpa Bintang!

Jumlah tersebut memang wajar karena biasanya uang transfer dicici dalam beber­apa tahun. Yang jadi masalah, adalah mereka masih harus berutang cukup besar semen­tara performa pemain tidak seluruhnya memuaskan.

Apalagi, Barcelona sudah merugi sekitar 481 juta euro sepanjang musim lalu, dengan total lebih dari 500 juta euro selama pandemi. (dtk/suf/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *