Belum Divaksin, Guru di Bogor Nggak Boleh Ngajar PTM Terbatas

by -
Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Bogor sudah berjalan hampir satu bulan. Teranyar awal pekan ini puluhan sekolah tingkat SD dan SMP mulai membuka PTM di tahap keempat.

Dari evaluasi berkala yang dilakukan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian. Diantaranya vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik.

Sebab, guru dan tenaga pendidik yang belum divaksin, belum boleh mengajar pada pelaksanaan PTM terbatas di Kota Bogor saat ini. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Hanafi.

Pihaknya bahkan sudah mengeluarkan surat edaran ke seluruh sekolah dibawah kendali Disdik Kota Bogor, yakni tingkat SD dan SMP, bahwa bagi guru yang belum divaksin belum boleh mengajar pada PTM terbatas.

Baca Juga  Lima Pemancing di Bogor Terimbun Longsor: 1 Orang Meninggal, 1 Selamat dan 3 Masih Pencarian

“Sudah surat edaran, guru yang belum divaksin belum bisa ngajar di PTM terbatas. Jadi daring dulu,” katanya saat ditemui Metropolitan.id, baru-baru ini.

Menurutnya, ada sekitar 2.00-an guru dan tenaga pendidik yang belum mendapat vaksin dengan berbagai alasan. Mulai dari guru dan tenaga pendidik yang punya penyakit bawaan atau komorbid, lalu mereka yang penyintas Covid-19, hingga mereka yang enggan divaksin.

“Kami terus beri pemahaman. Untuk komorbid kami minta dahulu pemeriksaan dokter spesialis yang mengeluarkan rekomendasi boleh tidaknya divaksin. Bagi yang nggak mau, kami beri pemahaman terus. Intinya kalau belum divaksin (mengajar) daring dulu,” tegasnya.

Secara umum, kata dia, Disdik Kota Bogor mencatat ada 3.435 guru dan tenaga kependidikan. Dari jumlah itu, 3.259 orang sudah mendapat vaksin.

Baca Juga  Dampak La Nina Sampai ke Bogor, Waspada Tanah Longsor Hingga Akhir Tahun

“Atau setara 94,9 persen GTK sudah divaksin,” imbuh mantan kepala Bappeda Kota Bogor itu. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *