Dapat Predikat Badan Publik Informatif, Kemendikbudristek Raih 93,39 Poin

by -

METROPOLITAN – Kemen­terian Pendidikan, Kebuday­aan, Riset dan Teknologi (Ke­mendikbudristek) meraih predikat sebagai Badan Publik Informatif pada Anugerah Ke­terbukaan Informasi Publik (KIP) 2021.

Adapun nilai yang diberikan pada Kemendikbudristek se­besar 93,39 poin. Penghargaan ini diserahkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada Mendik­budristek Nadiem Makarim yang diwakili Sekretaris Jen­deral (Sekjen) Kemendikbud­ristek, Suharti.

Wapres Ma’ruf menyampai­kan, penghargaan ini meru­pakan kesempatan bagi seluruh badan publik untuk terus mempercepat KIP lewat ino­vasi-inovasi tiada henti.

“Pengelolaan informasi publik mendorong partisipasi masy­arakat demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan. Harapannya, acara ini juga bisa jadi sarana introspeksi badan publik untuk meningkatkan kinerja pelaya­nan publik walau di tengah pandemi. Selamat bagi badan publik yang telah meraih kua­lifikasi informatif,” tuturnya lewat kanal YouTube resmi Komisi Informasi Pusat, Rabu (27/10).

Baca Juga  Tingkatkan Kinerja, 62 Pejabat Kemendikbudristek Dilantik

Sekretaris Jenderal Kemen­dikbudristek, Suharti, menga­presiasi pemberian penghar­gaan ini. “Terima kasih kepada Bapak Wapres dan Komisi Informasi Pusat yang telah memberikan Anugerah KIP 2021 kepada Kemendikbudri­stek sebagai salah satu kemen­terian yang mendapat predikat informatif. Semoga kualifikasi ini menjadi motivasi bagi Ke­mendikbudristek untuk me­layani kebutuhan informasi publik dengan semakin baik,” ungkapnya.

Suharti menyampaikan, Ke­mendikbudristek akan terus berkomitmen menyediakan layanan informasi publik dengan ragam informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. “Merdeka Belajar sebagai filo­sofi yang mendasari kebijakan Kemendikbudristek terus kami suarakan lewat berbagai kanal dan media. Kami berha­rap publik dapat terus mem­beri masukan dan dukungan bagi Kemendikbudristek,” harapnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi Informasi Pusat, Gede Narayana, menegaskan bahwa penganugerahan ini diberikan untuk memotivasi badan pu­blik dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbu­kaan Informasi Publik (UU KIP).

Baca Juga  Kemendikbudristek Aktifkan Ibu Penggerak untuk Sosialisasi Program

“Hasil penganugerahan ini bukan suatu ajang kontesasi badan publik, tapi juga harus dimaknai sebagai tolok ukur implementasi KIP di tanah air. Yang utama adalah KIP mem­berikan manfaat kepada ma­syarakat,” tuturnya.

KIP 2021 telah memutuskan bahwa dari 337 badan publik, sejumlah 83 badan publik mencapai kelas informatif, 63 mencapai kelas menuju infor­matif, 54 mencapai cukup in­formatif dan 37 mencapai kurang informatif. Sementara 100 badan publik ditetapkan tidak informatif.

“Melihat persentase ini, se­cara garis besar, KIP di tanah air mengarah pada perbaikan sesuai amanat UU Keterbu­kaan Informasi Publik,” pung­kas Gede. (jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.