Enam Orang Jadi Korban BMW Oleng Puncak

by -

METROPOLITAN – Puncak Bogor kembali jadi tujuan wisata para pelancong ber­bagai daerah. Sejak Sabtu (2/10), kawasan tersebut sudah dipadati wisatawan hing­ga arus lalu lintas tersendat.

Pecahan kaca kendaraan berserakan di Jalur Puncak Bogor. Tak jauh dari Hotel Parama Puncak yang berada di Kecamatan Cisarua, Minggu (3/10). Beberapa motor rusak, seba­gian pengendaranya menepi di pinggir jalan. Minggu pagi jadi hari nahas bagi pemilik BMW bernomor polisi B 115 HEP. Dalam hitungan detik, mobil mewahnya sudah menghantam sejumlah kendaraan yang sama-sama melaju.

Brakkkk!!! Tabrakan beruntun tak terhindarkan. Mobil milik karyawan swasta itu sudah kehilangan arah hing­ga menghantam sejumlah motor yang melintas di Jalur Puncak.

Baca Juga  Wow BMW dan Daimler Tingkatkan Kerjasama

Kanit Laka Satlantas Polres Bogor Ipda Angga Nugraha memaparkan, ada tiga orang mengalami luka berat dan tiga orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan beruntun itu. “Yang luka be­rat dilarikan ke RSPG Cisarua,” katanya.

Angga menuturkan, kecelaka­an beruntun di Jalan Raya Puncak itu terjadi pada pukul 04:00 WIB. Namun, petugas piket laka menerima laporan kecelakaan beruntun sekitar pukul 06:00 WIB. “Begitu la­poran masuk, kita langsung mendatangi lokasi dan mela­kukan penanganan serta olah tempat kejadian perkara,” paparnya.

Angga menjelaskan krono­logi kecelakaan beruntun tersebut berawal dari mobil BMW hitam bergerak dari arah Gadog menuju Puncak. Se­tiba di lokasi, pengemudi hilang kendali kemudian mo­bilnya oleng ke kanan, mena­brak empat sepeda motor. Mobil terus bergerak dan mengarah ke kiri. Di arah berlawanan, datang mobil lain hingga terjadi benturan.

Baca Juga  BMW Ikut Recall Mobilnya di Indonesia

Dua mobil yang terlibat ke­celakaan pun rusak parah. Bahkan, kaca depan mobil BMW oleng itu pecah dan kap mesinnya penyok. Pun empat sepeda motor yang ditabrak BMW itu mengalami kerusa­kan berat hingga ringsek. ”Kerugian materi kira-kira lebih dari Rp20 juta,” tutur Angga.

Sementara itu, usai kecelaka­an, Jalur Puncak tetap ramai dipadati wisatawan. Sejak Sabtu (2/10), kawasan Puncak dipadati pelancong dari Ja­bodebek. Ganjil-Genap yang digagas Pemerintah Kabupa­ten (Pemkab) Bogor pun tak sanggup membendung leda­kan kendaraan yang antre keluar dari Tol Ciawi.

Kondisi itu membuat Satlan­tas Polres Bogor melakukan rekayasa lalu lintas one way atau sistem satu arah dari arah Jakarta menuju Puncak pada Sabtu (2/10) siang. “Kita la­kukan Ganjil-Genap juga one way untuk mengendalikan kemacetan di Jalan Raya Pun­cak,” jelas Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata kepada Radar Bogor, Sabtu (2/10).

Baca Juga  BMW Ogah Masuk MotoGP

Sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak seperti di kebun teh Gunung Mas, ter­pantau mulai dipadati wisa­tawan yang tengah berswa­foto. Tampak pula sejumlah petugas Satpol PP berjaga dan meminta wisatawan tidak berkerumun. (rb/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *