Gangster Berulah, Masuk Kampung Acungkan Golok

by -

Langit masih gelap. Hari yang biasanya senyap, berubah jadi bising. Suara mesin motor terdengar nyaring. ”Grung… grung… grung…!” Gerombolan bocah tanggung, teriak bersahutan di jalanan Kampung Ciherang Kaum sambil menunggangi kuda besi. “Woi, lewat sini lu!” teriak bocah sambil berlarian. “Ayo, buruan!” sahut lainnya.

SENIN (18/10), geng motor tak dikenal bikin ulah. Tak kurang dari sepuluh motor tiba-tiba merangsek ke jalanan kampung di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga. “Gang­ster berulah,” begitu kata warga.

Aksi mereka sempat direkam dan beredar di mana-mana. Dari video yang viral, terlihat geng motor tersebut ribut di jalanan sambil mengeluarkan suara mesin motornya yang kasar.

Hampir semuanya meme­gang senjata tajam (sajam). Golok dan samurai di tangan, diacungkannya seolah men­cari lawan.

Sekretaris Desa Ciherang, Ade Juarsa, mengaku peris­tiwa itu benar terjadi di wi­layahnya. Namun, ia memas­tikan bahwa para anggota gangster tersebut bukanlah warga Ciherang.

Baca Juga  Niat Balas Dendam, Gangster di Cibinong Salah Sasaran

”Geng motor ada sekitar sepuluh motor dengan mem­bawa senjata tajam tersebut menyisir Jalan Ciherang Kaum. Entah apa yang mereka cari,” ujarnya.

Sebelumnya, sempat ramai juga aksi geng motor di Page­laran, Ciomas. Kemungkinan aksi tersebut merambah ke Ciherang.

”Kita sudah tanyakan ke warga, apa ada masalah dengan geng motor. Ternyata tidak ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Bhabin­kamtibmas Desa Ciherang, Bripka Didin, meminta warga tidak terprovokasi akan ada­nya aksi geng motor.

Untuk mengantisipasi ter­jadinya serangan geng motor, pihaknya sudah mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan kembali meng­aktifkan ronda malam.

”Kita juga bersama Pemerin­tah Desa Ciherang bakal mela­kukan patroli malam untuk mengantisipasi terjadi aksi geng motor,” ujarnya.

Bukan hanya di Ciherang. Aksi gangster juga muncul di lokasi lainnya. Termasuk di sekitar Jalan Bojonggede- Kemang (Bomang), Kecama­tan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Sering Melakukan Pembacokan di Wilayah Bogor, Delapan Anggota Gangster KDSO dan RDF Masuk DPO

Mereka diduga sedang men­cari lawan. Hal itu diungkap­kan seorang pengendara roda dua saat melintas di jalan tersebut, kemarin pukul 02:00 WIB.

“Lumayan seram sih. Waswas juga kan. Apalagi nggak ada satupun lampu penerangan di jalan ini,” ujar Bobi Erlang­ga, salah seorang warga yang sempat berpapasan dengan para gangster.

Beruntung, ia tak mendapat perlakuan kasar. “Saya jalan, jalan saja. Pura-pura nggak ngeh,” akunya.

Aksi meresahkan yang dila­kukan sekelompok orang bersepeda motor dan mem­bawa sajam, akhir-akhir ini kerap terjadi di sejumlah wi­layah di Kabupaten Bogor. Bahkan, kelompok tersebut tak segan melukai orang-orang yang ditemuinya.

Seperti yang terjadi di Ke­camatan Cibungbulang. Dua remaja yang asyik kongko diserang pemuda bermotor menggunakan sajam. Belum lagi geng motor yang kerap wara-wiri di Jalan Bomang dan Tajurjalang.

Teranyar, beredar video yang memperlihatkan sekelompok remaja bermotor keliling Dra­maga sembari membawa sajam.

Baca Juga  Serangan Maut Gangster Bikin Resah, Tiap Weekend Sering Wara-wiri Acungkan Senjata

”Kita tidak akan toleransi terhadap tindakan-tindakan yang meresahkan masyarakat. Apalagi sampai mengancam jiwa masyarakat. Karena kelompok-kelompok itu mem­bawa senjata tajam,” tegas Kapolres Bogor, AKBP Harun.

Ia mengaku pihaknya telah memiliki tim khusus untuk mengantisipasi kelompok-kelompok yang sering mere­sahkan masyarakat tersebut. Tim Rambo yang sudah di­bentuk beberapa waktu lalu dapat memberi tindakan tegas kepada kelompok tersebut.

”Kita punya Tim Rambo yang setiap malam berpatroli. Nanti akan kita arahkan ke wilayah-wilayah yang diduga banyak kelompok meresahkan tersebut,” katanya.

Tak hanya itu, Harun juga mengaku akan berkoordi­nasi dengan polsek-polsek agar dapat mengantisipasi kejadian serupa. Terlebih dengan wilayah Kabupaten Bogor yang luas diperlukan kerja sama yang baik.

”Petugas yang ada, polsek juga nanti akan dikerahkan. Karena jika dibiarkan, gang­guan seperti ini akan menja­di-jadi. Masyarakat pun kian resah,” tandasnya. (ads/mam/ khr/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.