Gemastik XIV Dukung Literasi Digital Anak Muda

by -

METROPOLITAN– Kemen­terian Pendidikan, Kebuday­aan, Riset dan Teknologi (Ke­mendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Pus­presnas) dan Universitas Tel­kom kembali menyeleng­garakan Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) untuk ke-14 kali­nya. Kegiatan yang dilakukan untuk mendorong literasi digital ini digelar secara daring pada 4 sampai 7 Oktober.

Ajang ini merupakan wujud nyata dalam menyiapkan serta mengidentifikasi ta­lenta emas Indonesia yang mampu memanfaatkan Tek­nologi Informasi dan Komu­nikasi (TIK) dengan tepat guna dalam membantu uru­san manusia di dunia ini, sehingga lebih efektif dan efisien.

Pelaksana Tugas (Plt) Ke­pala Puspresnas, Asep Suk­mayadi, mengatakan, Gemas­tik merupakan bagian dari implementasi Merdeka Belajar dan kebijakan Kampus Mer­deka. “Kita akan menyaksikan karya terbaik yang dikurasi bersama Universitas Telkom untuk menjadi inovasi masa depan kita sekaligus ajang ini menjadi wadah untuk men­anamkan nilai-nilai luhur sebagai pelajar Pancasila yang tangguh, kritis, inovatif, ber­akhlak mulia dan berkebine­kaan global,” ujarnya.

“Melalui ajang Gemastik ini, para peserta belajar tentang motivasi diri untuk berpresta­si dan belajar untuk bisa mengesampingkan ke­senangan untuk mendorong prestasi,” sambungnya.

Tahun ini, Gemastik XIV yang mengusung tema “TIK Untuk Indonesia Bangkit Menuju Kehidupan Bangsa yang Lebih Baik” digadang-gadang seba­gai ajang katalis dalam me­ningkatkan kompetensi ma­hasiswa Indonesia, sehingga mampu mengambil peran sebagai agen perubahan da­lam memajukan TIK dan pe­manfaatannya bagi masyara­kat dan bangsa.

“Kita ingin menanamkan nilai kekuatan mental dan karakter yang muncul untuk menyiapkan mahasiswa men­jadi generasi tangguh dan generasi tumbuh dengan inovasi dan kreativitas,” jelas Asep.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Ge­mastik XIV, Dida Diah Dama­janti, mengungkapkan kegem­biraannya karena ajang Ge­mastik semakin diminati mahasiswa Indonesia. “Ter­lihat dari banyaknya jumlah mahasiswa, jumlah pergu­ruan tinggi dan jumlah pro­vinsi yang ikut berpartisipasi. Untuk peserta yang mengik­uti tingkat final adalah tim yang lolos babak penyisihan dengan jumlah 230 tim yang berasal dari 67 perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di LLDIKTI Wilayah I s.d. XVI,” ujarnya.

Tahun ini, sambung Dida, Universitas Telkom yang di­percaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Gemastik XIV telah bersiap memfasilitasi ajang ini agar berlangsung sukses saat menyambut 3.164 tim yang telah mendaftar pada 11 divisi lomba, di ma­na sebaran tim berasal dari 235 perguruan tinggi yang tersebar 33 provinsi di Indo­nesia.

Dida menambahkan bahwa seluruh peserta melalui ta­hapan seleksi sebelum masuk ke babak final. Adapun hasil proses seleksi yang dilakukan oleh tim juri telah terpilih 230 tim finalis yang berasal dari 67 perguruan tinggi dan 62 perguruan tinggi di antaranya berasal dari luar Jawa Barat yang tersebar di 16 provinsi. “Finalis dari ujung paling ba­rat Indonesia yaitu Universi­tas Syiah Kuala dari Provinsi Aceh, dan finalis dari ujung paling timur Indonesia adalah Politeknik Negeri Ujung Pan­dang dari Provinsi Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Dalam ajang Gemastik XIV, para peserta akan bersaing pada 11 cabang/divisi lomba, yaitu pemrograman (Program­ming), keamanan siber (Cyber Security), penambangan data (Data Mining), desain pengalaman pengguna (UX Design), animasi (Animation), kota cerdas (Smart City), ka­rya tulis ilmiah TIK (ICT Sci­entific Paper), pengembangan perangkat lunak (Software Development), piranti cerdas, sistem benam & IoT (Smart Device, Embedded System & IoT), pengembangan apli­kasi permainan (Game De­velopment), dan Ekshibisi E-Sport (kategori tambahan di tahap final). Pelaksanaan final Gemastik ini akan mengambil tiga tim terbaik dari masing-masing divisi serta predikat juara umum untuk perguruan tinggi yang meraih medali terbanyak.

Mengenai antusiasme pe­serta, Rektor Universitas Tel­kom, Adiwijaya mengaku sangat bangga meski dalam suasana pandemi tidak me­nyurutkan niat peserta untuk berkompetisi. “Meski diada­kan secara daring dan dalam situasi pandemi kiranya melalui Gemastik dapat men­cetak bakat digital untuk menuju kemandirian tekno­logi di Indonesia serta men­jadi bagian untuk menemukan solusi atas permasalahan bangsa,” tutupnya.

Pelaksanaan Gemastik XIV/2021 merupakan page­laran mahasiswa nasional bidang teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Indonesia. Sebagai informa­si, tahun ini merupakan tahun ke-5 untuk Universitas Telkom dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang tersebut, setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan Gemastik pada 2008, 2009, 2019 dan 2020. Seluruh informasi len­gkap mengenai pelaksanaan Gemastik XIV termuat dalam laman resmi kompetisi yaitu https://gemastik.kemdikbud.go.id/. (*/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *