Ini Penyebab PPKM di Kabupaten Bogor Belum Bisa Turun Level

by -
Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Hadijana

METROPOLITAN.id – Persoalan vaksinasi rupanya menjadi salah satu kendala Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk turun level dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menjadi level 2.

Apalagi Kabupaten Bogor menjadi wilayah Aglomerasi Jabodetabek, sehingga beberapa kota lainnya pun tidak bisa turun level menjadi level 2 jika target vaksinasi di Kabupaten Bogor ini masih rendah.

“Beberapa waktu lalu kita juga sempat tertahan oleh Jakarta di PPKM level 4, karena kasus penularan Covid-19 di Jakarta masih tinggi. Padahal kasus di Bogor sudah melandai, sehingga kita pun harus mengikuti kebijakan pemerintah pusat itu,” kata Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Hadijana.

Ia mengungkapkan, target vaksinasi yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemkab Bogor memang cukup tinggi yakni 4,6 juta orang. Sehingga ia menilai, jika dilihat secara presentase memang sedikit. Namun jika dihitung jiwa jumlah cukup banyak.

Baca Juga  Bambang Soesatyo Bicara Soal Mobil Listrik

“Ia kalau dilihat presentase kecil, tetapi lihat juga target orangnya kan yang sudah di vaksin 2 juta orang lebih. Dua kali lipat dari masyarakat Kota Bogor,” paparnya.

Meski demikian, Hadijana mengaku optimis jika target vaksinasi 4,6 juta orang dapat terselesaikan hingga akhir tahun ini atau akhir Desember. Terlebih pihaknya telah menambah jumlah vaksinator yang disebar kebeberapa wilayah di Kabupaten Bogor.

“Mudah-mudahan dengan jumlah vaksinatornya ditambah targetnya cepat tercapai. Hingga PPKM bisa turun level menjadi level 2,” kata dia.

Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan pun terus mengejar akselerasi vaksinasi sampai tingkat Desa atau RT/RW. Bahkan, saat ini banyak jenis vaksin sebagai alternatif dan pilihan.

Baca Juga  Masuk Pesantren, Yuki Kato Menangis

Selain itu, ia mengaku, saat ini semua intansi bergerak untuk capaian target vaksinasi sampai Desember sekitar 70 persen dengan jumlah sasaran 4,6 juta orang.

“Mudah-mudahan targetnya tercapai karena sentra vaksinnya terus bertambah. Bahkan dari TNI-Polri serta beberapa elemen yang ada di Kabupaten Bogor sering menggelar vaksinasi massal,” ungkap Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Adang Mulyana. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.