Kantor Pinjol Digerebek, Puluhan Orang Diamankan Polisi

by -

METROPOLITAN – Polres Metro Jakarta Pusat meng­gerebek kantor pinjaman online (fintech) ilegal di Ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat. Di lokasi ter­sebut polisi mengamankan puluhan orang.

Kapolres Metro Jakarta Ja­karta Pusat, Kombes Hengki Haryadi, membenarkan soal penggerebekan tersebut. ”Benar, saat ini masih kami lakukan pemeriksaan,” ujar Hengki, kemarin. Dari infor­masi yang diperoleh, sindikat ini menaungi sedikitnya 17 aplikasi pinjol.

Informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan Tim Unit Krimsus Satreskrim Pol­res Metro Jakarta Pusat pada Rabu (13/10). Penggerebekan ini juga menindaklanjuti perin­tah Kapolri sebagaimana arahan Presiden Jokowi untuk menertibkan pinjol ilegal.

Polisi kemudian mengge­rebek kantor pinjol yang ber­lokasi di Ruko Sedayu Square, Blok H 36, Cengkareng, Ja­karta Barat. Saat melakukan penggerebekan, polisi menda­pati puluhan karyawan yang sedang beraktivitas. Total ada 56 orang yang diamankan polisi di ruko tersebut. Me­reka merupakan karyawan perusahaan pinjol tersebut. ”Total yang diamankan ada 56 orang,” ujarnya.

Baca Juga  Diteror Pinjol, Ibu Dua Anak Gantung Diri

Hengki mengaku belum merinci detail soal krono­logi penangkapan. Polisi segera menggelar konferen­si pers terkait penangkapan para pelaku.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut me­nyoroti perkembangan digi­talisasi di dunia keuangan. Namun perkembangan ter­sebut justru menimbulkan adanya pinjaman online (pinjol) yang menerapkan bunga tinggi hingga merugi­kan masyarakat bawah. Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka acara OJK Virtual Innovation Day 2021. Saat pembukaan di Istana Kepre­sidenan juga dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso.

Awalnya Jokowi berbicara mengenai gelombang digi­talisasi yang terjadi beberapa tahun terakhir. Digitalisasi itu dipercepat adanya pan­demi Covid-19. ”Kita lihat bank berbasis digital bermun­culan, juga asuransi berbasis digital bermunculan serta berbagai macam e-Payment harus didukung,” tuturnya. (de/tob/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *