Kenalin Nih ‘Emanberani’, Buku Digital yang Mudahkan Anggota DPRD Pahami Perda Insisiatif

by -

METROPOLITAN.id – Sekretariat DPRD Kabupaten Bogor ambil langkah inovatif. Mereka menerbitkan buku digital (e-book) Pedoman Pembentukan Perda Inisiatif (Emanberani). Inovasi ini diharapkan bisa menjadi terobosan baru untuk memudahkan anggota dewan memahami tahapan pembentukan peraturan daerah dari hak inisiatif DPRD.

Kepala Bagian (Kabag) Perundang-undangan dan Persidangan DPRD Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri mengatakan, penulisan buku tersebut didasari kebutuhan bagi anggota DPRD saat ingin membentuk Perda inisiatif DPRD.

“Dalam penyusunan Perda ada yang diusulkan ekskutif dan ada juga melalui hak inisiatif DPRD. Nah ketika ingin mengajukan Perda inisiatif DPRD ada hal-hal yang harus dipenuhi, jadi buku ini bisa menjadi pedoman,” ujar Yunita.

Baca Juga  Positif Corona, Ketua DPRD Tetap Ikut Rapat Paripurna Secara Daring

Yunita menjelaskan, buku ini bisa diakses dimanapun dan kapanpun karena berbentuk digital. Anggota dewan hanya perlu jaringan internet untuk mengunduhnya dan selanjutnya bisa dibuka lewat komputer bahkan gawai.

Dengan demikian, anggota dewan yang ingin mengusulkan perda inisiatif bisa dengan mudah mendowload tersebut untuk mempelajari tahapan yang harus ditempuh.

“Intinya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, kehadiran buku ini diharapkan bisa memudahkan anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengapresiasi inovasi Kabag Perundang-undangan dan Persidangan untuk memfasilitasi tugas dan fungsi anggota sewan.

Menurutnya, buku tersebut akan sangat membantu anggota DPRD tak hanya di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Pemilihan Direksi PD Pasar Tohaga, Dewan Minta Bupati Segera Terbitkan Perbup

“Buku Pedoman Pembentukan Perda inisiatif yang ditulis Ibu Yunita Mustika Putri ini sangat membantu anggota DPRD di seluruh Indonesia, khususnya untuk DPRD Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.

Rudy menjelaskan, salah satu tugas dab fungsi DPRD adalah membentuk perda bersama Pemerintah Daerah. Untuk itu, DPRD perlu mempedomani aturan serta mekanisme yang berlaku saat ingin membentuk perda inisiatif DPRD.

“Ini terobosan baru, buku ini bisa didownload, jadi bisa dimiliki oleh seluruh anggota DPRD se-Indonesia, dan juga bisa diakses oleh masyakat umum,” katanya.

Rudy berharap, buku ini bisa membawa perubahan besar dalam pembentukan peraturan daerah.

“Hari ini kita dituntut untuk melahirkan produk hukum yang mendorong terciptanya inovasi, produk hukum yang sesuai dengan aspirasi masyarakat, berkeadilan, dan sesuai dengan peraturan yang ada di atasnya,” pungkas Rudy. (fin)

Baca Juga  Mobil Dinas eks Pimpinan Dewan Belum Dibalikin

Leave a Reply

Your email address will not be published.