Khawatir Picu Kecelakaan, Kanstin Pedestrian Kandangroda-Sentul Dibongkar

by -

METROPOLITAN – Kanstin atau pembatas media jalan pada proyek peningkatan Ja­lan dan Pembuatan Jalur Pe­destrian Kandangroda-Sentul, Kecamatan Cibinong, Kabu­paten Bogor, dibongkar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Heru Hae­rudin, menjelaskan, pembong­karan kanstin dilakukan ka­rena kekhawatiran pihaknya akan kekuatan kanstin ketika menanggung beban berat kendaraan yang melintas.

”Kanstin dibuat sekitar tiga bulan lalu. Saat itu kanstin dibuat sebagai upaya semen­tara mencegah terjadinya kecelakaan saat proyek diker­jakan. Tapi sekarang kami ganti kanstin dari tipe c ke kanstin tipe bbm yang lebih kuat,” jelas Heru di lokasi pembongkaran.

Pembongkaran kanstin ter­sebut akan dilakukan di se­panjang jalur pembangunan proyek Kandangroda-Sentul, baik di lajur kanan maupun kiri jalan. ”Masing-masing panjangnya sekitar 2.400 me­ter (2,4 kilometer, red). Akan kami bongkar semuanya dan diganti dengan yang baru yang lebih kuat,” kata Heru.

Baca Juga  Warga Menyemut di Pedestrian SSA Bogor saat Long Weekend Ini, Padahal Picu Kerumunan

Dia mengklaim jika pem­bongkaran itu dilakukan se­telah melalui tahapan kajian matang. Sebab, pihaknya tak ingin ketika kanstin itu di­ganti malah jadi masalah di kemudian hari. ”Jadi sebelum dibongkar hal ini sudah mel­alui tahapan pengujian. Kita ubah sesuai spek, sesuai atu­ran dalam membangun,” tegas Heru.

Heru menargetkan pem­bongkaran kanstin selesai dalam kurun waktu satu minggu agar target penyele­saian pembangunan pada Desember bisa terselesaikan. ”Kita optimis pembangunan selesai sesuai target. Pembong­karan ini kita targetkan sele­sai sekitar satu minggu,” tutur Heru.

Di tempat yang sama, Proy­ek Manajer PT Hutomo Se­puluh Sebelas, Nasir, menga­ku jika pembongkaran dila­kukan sesuai permintaan dari pemerintah. Pembong­karan sendiri untuk memas­tikan keamanan dan kenya­manan pengguna pedestrian tersebut.

Baca Juga  Hati-hati Lewat Pedestrian

Di samping itu, Nasir men­jelaskan beberapa kendala yang dihadapi pihaknya da­lam menyelesaikan pembangunan pedestrian yang diketahui menghabiskan anggaran puluhan miliar ter­sebut. Terutama soal pem­bebasan lahan yang memakan waktu cukup lama. ”Tapi pembangunan masih terus kita lakukan sesuai target Desember harus selesai. Mudah-mudahan sesuai ha­rapan kita bersama,” tandas Nasir. (mam/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *