Kurang Perhatian Pemda, Hotel Bayak Milik BUMDes Terancam Bangkrut

by -
SEPI : Hotel Bayak yang dikelola BUMDes terancam gulung tikar. FOTO : Rijal/Metropolitan

METROPOLITAN.ID – Hotel Bayak yang didirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipayung, Kecamatan Megamendung tak seberuntung hotel yang ada di kawasan wisata Puncak lainnya.   Sebab, disaat hotel-hotel lain dipenuhi tamu program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dari dinas, Hotel dilkelola BUMDES ini justru terancam gulung tikar karena tak kebagian tamu dari instansi pemerintah.

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kabupaten Bogor, Selamet Mulyadi menyesalkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak membantu keberlangsungan hotel milik desa. Padahal, dirinya mengetahui banyak kegiatan dinas khususnya Diklat dilaksanakan di hotel-hotel dengan anggaran pertahun mencapai puluhan miliar. Namun begitu, angka yang begitu besar ini tak sedikitpun mampir ke hotel milik desa ini. “Kan ada kewajiban dari pemerintah daerah membantu kelangsungan hidup BUMDes,” ujar Slamet kepada wartawan, baru – baru ini.

Baca Juga  PKL Sebut Ada Oknum Bermain di Pasar Kebonkembang, Atty Somaddikarya : Akan Kami Cari dan Tindak Tegas

Sementara, kata dia, beberapa hotel milik pribadi atau swasta laiinya malah kebanjiran tamu Diklat. Sehingga hanya satu, dua dan tiga hotel saja yang diuntungkan. Padahal, masih banyak hotel di kawasan Megamendung dan Cisarua dengan fasilitas yang sama serta harga yang sama tapi anehnya tidak menjadi pilihan.

“Sementara, ada banyak hotel lainnya malah terancam gulung tikar alias bangkrut terutama Hotel Bayak BUMDes Cipayung.  Kalau kejadiannya seperti ini, saya curiga dan ini harus diusut tuntas, biar saya yang dorong agar program ini diawasi dan diusut,” bebernya.

Pendiri Hotel Bayak, Cacu Budiawan mengatakan, sejak tiga tahun dikelola BUMDes Cipayung hotel ini tidak ada kemajuan. Berbagai upaya marketing dilakukan. Bahkan, satu persatu dinas didatangi berharap bisa menarik masuk tamu Diklat. Nyatanya, hingga detik ini tak satupun Diklat dinas berlabuh di Hotel Bayak. Akibatnya, dalam waktu dekat hotel yang dibiayai awal dari Dana Desa ini Terancam Bangkrut.  (jal/suf)

Baca Juga  Jadi Orang Tua Asuh, Eddy Soeparno Pastikan Bantu Kebutuhan Sekolah Yatim Piatu Korban Covid-19 di Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *