Lab Unpak Bogor Kebakaran Saat Uji Coba PTM, Dekan : Awalnya Ada Hawa Panas, Timbul Asap Lalu Api Menjalar

by -

Sungguh ironi, uji coba Pertemuan Tatap Muka (PTM) di Universitas Pakuan (Unpak) harus diwarnai dengan kejadian yang tak diinginkan. Kebakaran terjadi di Gedung Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Rabu (27/10) pukul 13:05 WIB dan melalap satu ruangan laboratorium milik mahasiswa Prodi Geologi Unpak.

Menurut Dekan Fakultas Teknik Universitas Pakuan Singgih Irianto, saat kebakaran berlangsung kondisi laboratorium sedang kosong karena sedang ada pergantian belajar dari sesi satu menuju sesi dua.

“Di masa PPKM ini, hanya sedikit mahasiswa yang masuk. Syukur kondisinya sedang tidak dipakai karena sedang ada pergantian sesi belajar,” tutur Singgih kepada Metropolitan, Rabu (27/10).

Singgih melanjutkan, dari laporan yang didapatnya, kebakaran diakibatkan dari konsleting arus listrik di ruangan tersebut.

“Jadi katanya, didalam ada hawa panas. Timbul asap, lalu api menjalar,” terang Singgih.

Baca Juga  Kanit Pasar BogorĀ  Fasilitasi PKL Masuk Pasar

Kebakaran makin membesar ketika material didalam ruangan mendukung untuk si jago merah makin membara. Kata Singgih, ruangan tersebut, selain menjadi laboratorium juga dijadikan salah satu tempat menyimpan arsip Fakultas Teknik Universitas Pakuan Bogor.

“Disana banyak kertas, mungkin itu yang membuat api semakin besar. Tapi kita sempat mengamankan beberapa komputer, microscop yang ada di lab,” ucap Singgih.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13:42. Saat dilokasi, terlihat banyaknya puing-puing dari atap yang berjatuhan, dicampur genangan air yang datang dari siraman pemadam yang bertugas. Banyaknya kertas yang terbakar menandakan besarnya api saat kejadian berlangsung. Meja, bangku serta alat-alat belajar mahasiswa tekni Universitas Pakuan di Laboratorium hangus dilahap sijago merah.

Genangan air di lantainya pun masih terasa hangat karena belum lama api berhasil dipadamkan tim pemadam yang datang. Mahasiswa saling bahu membahu masuk bergantian membantu membawa barang-barang yang masih bisa digunakan untuk dibawa keluar.

Baca Juga  Penghuni Ruko Glodok Berhamburan dan Minta Tolong, Ada Apa?

Sementara itu Kanit Pemeriksa Bangunan Gadung Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor Jokoyulianto menjelaskan, kejadian kebakaran di Geding Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Pakuan Bogor itu memakan kerugian secara materil di ruangan laboratorium Geologi.”Untuk keseluruhan kerugian masih dalam perhitungan,” ucap Joko.

Sebelumnya, kampus Universitas Pakuan (Unpak) Kota Bogor dikabarkan mengalami kebakaran pada Rabu (27/10) siang. Asap terlihat membumbung tinggi dari salah satu gedung kampus tersebut. Rupanya, laboratorium milik mahasiswa Geologi Unpak yang hangus dilalap si jago merah.

Hal itu dibenakan Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satpol PP Kota Bogor Mochamad Ade Nugraha. Menurutnya, dari laporan sementara, kebakaran di kampus Unpak terjadi pada Rabu (27/10) sekitar pukul 13:00 WIB.

Baca Juga  Guru Sdn Polsat Wajib Tingkatkan Mutu Pendidikan

“Masih ditangani, sedikit yang terbakar, yaitu ruangan laboratorium prodik Geologi Unpak,” katanya saat dikonfirmasi Metropolitan.id, Rabu (27/10).

Ia menambahkan, setidaknya ada enam unit mobil pemadam kebakaran yang dikirimkan ke lokasi, yakni dari Yasmin, Sukasari, Cibuluh, serta dua unit dari Damkar Ciawi dan Ciomas.

“Laporan diterima pukul 13:10 WIB, lama pemadaman 15 menit. Jadi lokasi TKP-nya kampus Unpak Laboratorium Geologi. Awal informasi itu dari sekuriti yang pertama kali melihat,” ujarnya.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan penanganan dan belum mengetahui sumber dari mana api berasal.

“Awal api belum bisa diketahui. Masih didalami,” tandas Ade. (far/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *