Marak Kekerasan Pelajar di Bogor, Satpol PP Diminta Berangus Warung Miras dekat Taman

by -
Anggota DPRD Kota Bogor Said Muhamad Mohan. (Dok. Sekretariat DPRD)

METROPOLITAN.id – Buntut tewasnya pelajar beberapa waktu silam, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Said Muhamad Mohan menyoroti keberadaan taman-taman yang ada di Kota Bogor.

Bukan cuma soal pengawasan dan kurangnya sarana prasarana seperti penerangan di area taman, ia juga menyinggung adanya warung-warung di sekitaran Taman Palupuh dan taman lainnya di Kota Bogor, yang disinyalir menjual minuman keras (miras).

Mohan pun meminta Satpol PP Kota Bogor untuk menindak tegas para penjual miras di sekitaran kawasan taman. Sebab, menjadi salah satu pemicu tindakan kekerasan hingga kriminalitas.

“Kami minta Satpol-PP menindak tegas para penjual miras tersebut,” kata pria yang juga ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor itu.

Baca Juga  Kecamatan Kemang Bidik Perusahaan Bodong

Maraknya warung penjual miras, Mohan menduga ada oknum yang membiarkan dan memberikan atau membekingi lapak berdagang kepada para penjual miras.

“Kita nggak tahu ada apa ini. Apakah ada oknum yang membiarkan atau bagaimana. Makanya kita minta Satpol PP untuk menutup itu. Tidak perlu pakai teguran, (langsung) tindak tegas,” ujar Mohan.

Ia menambahkan, tak jarang titik lokasi kekerasan pelajar ada di taman-taman yang agak jauh dari pusat kota dan jarang diperhatikan, seperti Taman Palupuh.

Mohan pun meminta Disperumkim Kota Bogor agar lebih memperhatikan dan memaksimalkan penjagaan di taman-taman yang ada di Kota Bogor, bukan hanya di tengah kota saja.

“Jangan hanya membuat taman dan dibiarkan, tapi juga dilakukan perawatan, penjagaan agar tidak timbul kegiatan yang sifatnya negatif disana,” ucap politisi Gerindra itu.

Baca Juga  Bogor dan Sekitarnya Dihantui Cuaca Buruk Hingga Besok, Ini Rinciannya

Pihaknya pun meminta penerangan disekitar taman Palupuh dimaksimalkan, kemudian dipasangi kamera pengawas dan dipasang speaker toa.

“Agar kalau ada kerumunan atau kegiatan negatif bisa dibubarkan dari jarak jauh,” tegas Mohan. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *