Pembatas Jalan Proyek Pedestrian di Jalur Alternatif Sentul Dibongkar, Ini Alasannya

by -
Petugas proyek membongkar kanstein atau pembatas jalan di jalur pedestrian pada proyek Kandangroda - Sentul, Rabu (13/10). (Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kanstin atau pembatas jalan pada proyek pedestrian Kandang Roda-Sentul, Cibinong, Kabupaten Bogor, dibongkar, Rabu (13/10). Pembongkaran dilakukan untuk mengganti spesifikasi kanstin agar lebih tahan ketika dilintasi kendaraan berat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Heru Haerudin menjelaskan, pembatas sebelumnya dinilai kurang kuat untuk kondisi jalan yang sering dilewati kendaraa bertonase besar seperti di Jalan Alternatif Sentul.

Atas kondisi itu, pihak kontraktor mengganti pembatas yang sudah terpasang dengan spesifikasi yang lebih bagus dan cocok digunakan di jalur tersebut.

“Jadi pembongkaran kanstin ini untuk kita ubah sesuai spek. Kita sudah lakukan pengujian dan penggantinya ini lebih kuat. Kita ganti tipe, karena kalau yang Tipe C yang sudah terpasang itu saya khawatirnya kalau terlindas akan patah karena truk yg melintas juga besar. Jadi kita melihat kondisi yang ada,” ujar Heru.

Menurutnya, pembatas jalan yang diganti berada persis di sisi pedestrian sepanjang jalur di kedua arah. Panjangnya masing-masing sekitar 2.400 meter.

Saat disinggung kenapa spesifikasi yang lebih bagus tak dipasang sedari awal, ia mengaku pemasangan awal hanya untuk menjaga agar tetap ada pembatas agar tidak membahayakan pengendara yang melintas.

“Jadi panjangnya per jalur itu 2.400 meter, dikali dua karena kan dua arah. Ini kita pasang hanya untuk pengaman saja. Sekarang ada yang spesifikasinya lebih bagus maka langsung kita ganti,” terangnya.

Heru pun menapik jika pembongkaran pembatas jalan yang sudah terpasang selama tiga bulan ini karena kesalahan perencanaan. Penggantian dilakukan semata-mata karena memang sejak awal ingin menggunakan material yang sudah teruji kekuatannya.

“Kita menyesuaikan kondisi. Karena kalau lihat dimana-mana, Tipe C itu nggak ada dipakai di jalan berar. Khawatir daripada patah, kita ganti aja dengan kanstin DBM karena banyak truk besar yang melintas. Ini lebih kuat karena sudah ada pengujian dari sana, kata Heru.

Pembongkaran pembatas jalan lama ini juga disaksikan tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor. Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk pendampingan agar semua sesuai aturan.

Petugas proyek memasang kanstin atau pembatas jalan baru yang dinilai lebih kuat di jalur pedestrian pada proyek Kandangroda – Sentul, Rabu (13/10). (Arifin/Metropolitan)

Di tempat yang sama, Proyek Manager PT Hutomo Sepuluh Sebelas, Nasir mengaku pembongkaran pembatas jalan ini tak berpengaruh besar pada waktu pengerjaan.

Pihaknya optimis pedestrian ini akan selesai tepat waktu. Mereka sendiri ditarget menyelesaikan proyek senilai Rp85,9 miliar ini hingga 27 Desember 2021.

“Kita optimis ini akan selesai sebelum 27 Desember. Pembongkaran paling nggak sampai seminggu, jadi nggak terlalu berpengaruh ke waktu. Sekarang sudah sekitar 60 persen,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *