Pemkab Bogor Targetkan 2024 Seluruh Bidang Tanah Tersertifikasi

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung penuh program nasional seluruh bidang tanah di Indonesia bersertifikat di 2024. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin pada Rapat Koordinasi (Rakor) Sertifikasi Aset Pemda di Ruang Serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa (5/10). Hadir kepala kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor beserta jajarannya dan jajaran Pemkab Bogor.

Burhanudin mengaku telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran Pemkab Bogor dan BPN untuk mendukung program nasional, yakni di 2024 seluruh tanah yang tidak ada masalah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor, sudah bersertifikat.

“Karena tanah itu kalau sudah bersertifikat secara hukum sudah bisa dipertanggungjawabkan. Karena kepemilikan tanah itu secara hukum harus bersertifikat. Kemudian dengan sertifikat tentunya ada nilai, dan tentunya ada kepastian pajak,” jelas Burhanudin.

Baca Juga  Biar Nggak Gaptek, Sekcam Dilatih Update Informasi di Website

Dengan kepastian pajak, khususnya untuk desa, Burhan menjelaskan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD) akan bertambah. Tentunya nilai besarannya tergantung pajak dan retribusi yang ditarik pihak desa. Berikutnya jika sudah bersertifikat, peluang kalah dari sengketa itu akan berkurang.

“Sesuai amanat KPK, sekarang ini pemerintah daerah yang baik itu nilai asetnya harus dihitung. Itulah kenapa Kabupaten Bogor mendapatkan WTP berturut-turut. Karena salah satu penilaiannya aset kita sudah bisa dihitung. Dengan adanya sertifikat dan NJOP, kekayaan pemerintah daerah bisa dihitung,” ungkap Burhanudin.

Burhanudin menambahkan, bupati meminta perwakilan BPN wilayah barat segera terbentuk pada 2021. Kantornya sudah dipersiapkan.

”Kami ingin segera berdiri di sana untuk melayani masyarakat Bogor Barat. Jadi untuk kepentingan rakyat, apa pun akan dilakukan,” pungkasnya. (*/ eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *