Penghapusan Denda Pajak di Kota Bogor Diperpanjang 24 Desember

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor menetapkan sejumlah kebi­jakan untuk meringankan masyarakat dari dampak Covid-19. Melalui Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 111 Tahun 2021 tentang Pengha­pusan Sanksi Administratif Pajak Daerah sebagai Dam­pak Status Kejadian Luar Biasa Corona Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan keringa­nan pajak berupa pengha­pusan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk pela­ku usaha dan masyarakat.

Untuk denda PBB ini, bia­sanya di-deadline atau jatuh tempo pada akhir Agustus. Namun, mulai Oktober dip­erpanjang sampai 24 Desem­ber 2021. “Jadi, bagi yang akan membayar PBB, sampai 24 Desember nanti tidak akan kena denda. Termasuk piutang yang mulai dari 1992. Masy­arakat hanya cukup bayar pokoknya saja,” jelas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Deni Hendana, Minggu (10/10).

Baca Juga  Bogor Icon Nunggak Pajak Rp6 Miliar

Deni menuturkan, kebijakan ini sudah berlaku sejak 1 Ok­tober lalu dan akan berjalan hingga 24 Desember men­datang. Selain PBB, bebera­pa sektor pajak juga dikenai kebijakan yang sama. Di an­taranya, Pajak Hotel, Restoran, Parkir, Pajak Hiburan, Re­klame, dan Air Tanah. Untuk masa pajak hingga Agustus 2021, dendanya akan dihapus jika membayar pajak pada periode hingga akhir tahun ini.

“Meski masih dalam kon­disi pandemi, Bapenda tetap berinovasi mencari cara agar bisa tetap meraih pendapa­tan asli daerah. Kita harapkan wajib pajak memanfaatkan ini untuk melunasi kewaji­bannya karena sudah diring­ankan tidak kena denda,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Pena­gihan dan Pengendalian di Bapenda Kota Bogor, Anang Yusuf, menjelaskan kebijakan ini dilakukan untuk mem­bantu para wajib pajak dalam melunasi kewajiban mereka. Apalagi, berkaca pada tahun lalu yang juga sempat mene­rapkan kebijakan yang sama, kebijakan ini disebut efektif mendorong jumlah setoran pajak.

Baca Juga  Bayi Baru Lahir Tanggung Utang Negara Rp18 Juta

“Untuk mempermudah masyarakat dalam mem­bayar PBB, Pemkot Bogor bekerja sama dengan Bank BJB telah menyediakan 16 channel pembayaran. Di an­taranya, buka lapak, qris bjb, bjb digi Gopay, OVO, Shopee, blibli.com, linkaja, PT Pos Indonesia, masago, bayarain, dan Bank Kota Bogor. Selain itu, kami juga melaksanakan kegiatan mobil keliling di kelurahan untuk menjemput wajib pajak yang akan mem­bayar kewajibannya,” pung­kasnya. (eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *