Perumda AM Tirta Pakuan dan PT Adhi Karya Gelar Pertemuan, Bahas Antisipatif Kebocoran Pipa di Area Double Track

by -

METROPOLITAN – Perusa­haan Umum Daerah Air Mi­num (Perumda AM) Tirta Pakuan Kota Bogor menga­dakan pertemuan dengan PT Adhi Karya sebagai peng­embang Proyek Strategi Na­sional (PSN) Double Track atau jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi, di ruang rapat utama Tirta Pakuan, Rabu (6/10).

Pertemuan dihadiri Direktur Utama Tirta Pakuan Rino In­dira Gusniawan, didampingi Direktur Teknik Ardani Yusuf, Direktur Umum Rivelino Rizky, dan sejumlah pejabat struktural. Sedangkan dari pihak PT Adhi Karya diha­diri Manajer Proyek Adi Sis­wanto beserta jajarannya.

”Pada prinsipnya Tirta Pa­kuan sangat mendukung pro­gram jalur ganda kereta api ini yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Jawa Barat,” ujar Dirut Perumda Tirta Pakuan Rino Indira, (6/10).

Baca Juga  Tegur Pelaksana Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Pascainsiden Pipa Tirta Pakuan, Bima Arya: Kerjanya Kurang Profesional

Namun, Rino mengingatkan agar pengerjaannya harus memerhatikan utilitas publik, termasuk aset perpipaan mi­lik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Sejumlah poin dibahas dalam pertemuan tersebut. Yang terpenting ada­lah langkah antisipasi bagai­mana kejadian dua pipa trans­misi yang bocor beberapa lalu tidak terulang kembali. Karena sangat merugikan Tirta Pakuan dan pelanggan.

Sementara itu, Manajer Proyek Adi Siswato mengaku pihaknya akan lebih mencer­mati titik-titik mana saja yang dianggap rawan, sehingga bisa mencegah terjadinya kebocoran pipa. PT Adhi Ka­rya pun akan kooperatif ter­kait ganti rugi yang ditimbul­kan akibat kerusakan.

”Kami akan lebih mempela­jari dan mencermati titik-titik mana saja yang dianggap ra­wan atau tertanam pipa Pe­rumda Tirta Pakuan, dan pihak kami dapat mencegah terjadinya kebocoran agar tidak terulang kembali,” pung­kas Adi Siswanto. (*/eka/run

Baca Juga  Perumda Tirta Pakuan Bagikan Ratusan Sembako

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *