Ratusan Polmas Tersebar se-Kota Bogor, Rino : Fokus Jaga Kamtibmas hingga Cegah Tawuran Pelajar

by -

METROPOLITAN.id – Di tengah penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Kota Bogor diterpa kasus kekerasan pelajar yang berujung maut. Polmas Bogor Raya pun siap berkontribusi bila dibutuhkan untuk mencegah tawuran siswa di tengah penerapan PTM.

Selain kontribusi utama Polmas Bogor Raya dalam bidang kemanusiaan dan keamanan serta ketertiban masyarakat di Kota Bogor.

Hal itu diungkapkan Ketua Polmas Bogor Raya Rino Indira Gusniawan saat melantik pengurus wilayah Polmas Bogor Raya di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, Senin (25/10) malam.

Pengukuhan para pengurus wilayah ini, sambung dia, sempat tertunda lantaran awalnya direncanakan pada September sebelum Covid-19 di Kota Bogor.

“Kami akan fokus dua kegiatan yaitu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta kemanusiaan. Mulai hari ini saya mengajak pengurus wilayah dalam program Polmas Bogor Raya ini,” katanya, kepada wartawan, Senin (25/10) malam.

Baca Juga  Sebelum Perkenalkan Gawai Baru, Sony Akan Rubah Desain

Pihaknya akan fokus menjaga Kamtibmas wilayah serta memberikan informasi kondisi terkini di wilayah. Apalagi, anggota Polmas Bogor Raya banyak yang menjadi petugas kemanan di wilayah masing-masing.

“Kedua, kami aktif di SAR. Terakhir terjun di sungai Cileungsi. Kami juga akan melakukan beberapa pelatihan rescue di sungai. Kemudian ada kegiatan yang sifatnya kemanusiaan,” tambahnya.

Secara umum, kata Rino, anggota Polmas Bogor Raya ada 700 orang yang tersebar di enam kecamatan se-Kota Bogor. Sejauh ini, yang paling banyak ada di wilayah Bogor Barat, Bogor Timur dan Bogor Selatan.

“Dengan jumlah personil itu, Insya Allah kami bisa berkontribusi dalam pencegahan tawuran pelajar. Biasanya kami berkomunikasi dengan Handy Talkie (HT) dan diberikan frekuensi oleh Pemkot dan Kepolisian. Didalamnya ada Babinsa dan Babinkamtibmas, kelurahan juga kecamatan,” bebernya.

Baca Juga  Lbh-Kbr Galakkan Penyuluhan Hukum

Sejauh ini, sambung dia, paling banyak kegiatan ada pada bidang kemanusiaan. Sehingga jadi hal yang menonjol di Polmas.

“Kedepannya kami akan meminta dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor bagaimana soal Kamtibmas ini dan bagaimana keterlibatan Polmas,” jelasnya.

Rino menambahkan, setelah pelantikan pengurus wilayah, ia membuat program kerja. Untuk pengurus wilayah yang habis masa pengabdiannya, diperpanjang tiga bulan untuk memilih pengurus baru.

“Kami sinergikan antara pengurus pusat dan wilayah. Saat ini kami juga mendapat kehormatan untuk mengikuti pelatihan SAR di pemerintah pusat, anggota kami dilatih rescue di lapangan. Kami satu-satunya, dari Kota Bogor,” tuntas Rino. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *