Sabet Emas di FLS2N 2021, SMPN 1 Bogor bakal Mentas di Kongres JKP

by -

METROPOLITAN – Grup musik tradisional SMP Ne­geri 1 Kota Bogor berhasil menyabet medali emas dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2021 yang digelar Kemente­rian Pendidikan dan Kebudayaan RI, belum lama ini.

Sebagai apresiasi karena telah mengharumkan nama Kota Bogor di kancah nasio­nal, Wali Kota Bogor Bima Arya bakal mengundang tim ini untuk mentas di acara kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang disel­enggarakan pada awal De­sember nanti.

Di hadapan Bima Arya, grup musik tradisional ini menunjukkan penampilan terbaiknya memainkan alat musik kreasi berbahan dasar bambu, seperti gambang awi, langgir badong, bedung tung­gul kawung, rampang awi dengan laras atau tangga nada pentatonik.

Tampak Bima Arya pun ter­pukau dengan penampilan para siswa-siswi yang mem­bawakan tema kepahlawanan Jawa Barat, dimana mengang­kat cerita Muhammad Toha dalam peristiwa Bandung lautan Api.

Baca Juga  1080 Siswa SD Berkumpul di Hotel Mars 91

“Penampilan yang sangat luar biasa. Saya ingin men­gundang tim ini untuk mang­gung di acara yang sedang kami siapkan, yaitu Kota Bo­gor pada awal Desember menjadi tuan rumah kongres JKPI. Saya ingin menampilkan kebanggaan kita ini, saya ingin memamerkan mereka kepada tamu-tamu dari seluruh Indonesia,” kata Bima Arya.

Bima Arya mengaku sebagai wali kota dan juga alumni SMPN 1 Bogor bangga dan berterima kasih. Karena bukan saja telah mengharumkan sekolah, tetapi juga Kota Bo­gor dan Indonesia.

“Jadi, kita itu haus prestasi. Kita selalu ingin nama Bogor itu bergaung terus. Bukan hanya nasional, tapi interna­sional. Ini kreativitas yang luar biasa,” ujarnya.

“Saya lihat anak-anak ini berani melawan mainstream, di tengah kegandrungan ba­nyak anak muda kepada K-Pop dan western. Tetapi mereka justru menyukai dan menda­lami kesenian tradisional. Jadi, kehadiran saya juga ingin menunjukkan keberpi­hakan dan dukungan terhadap seni Sunda di sini,” sambung­nya.

Baca Juga  SDN Polisi 4 Berturut-turut Juara

Pada kesempatan ini, Bima juga tak lupa memberikan piagam penghargaan kepada murid berprestasi tersebut beserta pelatih dan guru pen­dampingnya.

Mereka antara lain, Arya Patih Dwideyananda, Nadya Asatiril Azizah, Aisyah Radhia Hanifah, Anastasia Aqila Is­munandar, dan Faza Arkansas Arzan. Sementara pelatih dan guru pendamping atas nama Ade Suarsa dan Sri Harsini.

Sementara itu, Pelatih Ke­senian Tradisional SMPN 1 Bogor Ade Suarsa mengung­kapkan bahwa raihan medali emas di ajang FLS2N 2021 ini merupakan buah dari hasil kerja keras anak-anak yang semangat berlatih.

“Kami berjuang selama ham­pir enam bulan mempersi­apkan ini. Ketika anak-anak dalam situasi seperti ini me­reka ingin berbuat sesuatu dalam bidang kesenian untuk mengekspresikan kemampu­annya. Dan alhamdulillah mulai dari tingkat kota, pro­vinsi, sampai nasional kita menjadi yang terbaik menda­patkan medali emas,” kata Ade.

Baca Juga  Tari Cangkurileung Meriahkan FLS2N se-Parung

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang juga sangat konsern terhadap kesenian di Kota Bogor.

“Bapak Wali Kota juga sang­at interest terhadap bidang kesenian. Jadi, kita berbang­ga punya orang tua, punya wali kota yang segala aspek diperhatikan dan menjadi sebuah prioritas. Saya hanya pelatih, hanya mencetak anak-anak yang memiliki kemauan dan didukung tentunya oleh orang tua dan sekolah. Jadi, ada sinergi maka terjadi se­buah kekuatan dan prestasi,” terangnya.

“Potensi untuk kesenian tra­disional di Bogor itu ada dan luar biasa. Ketika anak-anak mau saja berlatih, tidak harus genetika punya keturunan seniman, bisa dibuktikan ter­nyata mereka bisa menjadi yang terbaik. Utamanya mau berlatih dan semangat,” pung­kas Ade. (rez/eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *