Sidak Proyek Perpustakaan Daerah, Bima Arya Wanti-Wanti Pelaksana

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya saat sidak ke proyek Perpustakaan Daerah di eks gedung DPRD, Kamis (21/10) siang. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Jelang akhir tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dikejar target untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan konstruksi. Salah satunya proyek pembangunan Perpustakaan Daerah di eks gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya pun menyempatkan diri melakukan inspeksi mendadak (sidak), Kamis (21/10) siang.

Saat meninjau proyek senilai Rp13,6 miliar itu, Bima Arya mendapati progres pekerjaan baru 72 persen. Ia pun mewanti-wanti pelaksana proyek untuk segera menuntaskan pekerjaan fisik konstruksi, terutama bagian atap. Sebab, belakangan Kota Bogor mulai sering diguyur hujan dan ditengarai bisa mengganggu proses pekerjaan.

“Saya lihat tahapannya on progres, 72 persen. Saya titip agar dipercepat terutama untuk menutup atapnya karena mau musim hujan. Kalau sudah ketutup, kan pekerjaan dibawah bisa lebih cepat,” katanya saat ditemui Metropolitan.id, Kamis (21/10).

Baca Juga  NBS Skincare Beri Penghargaan buat Pembawa Acara, Berikut Nama Para Pemenang Penghargaan MC Bogor Choice Awards 2022

Secara umum, sambung dia, pembangunan Perpustakaan Daerah meliputi tiga tahap, yakni pekerjaan konstruksi pada tahun anggaran 2021, lalu dilanjut pada tahun anggaran 2022 dengan pekerjaan interior, lantai hingga furniture.

Bahkan ia berambisi Perpustakaan Daerah bisa dimanfaatkan masyarakat pada akhir 2022. Sebab, pekerjaan tahap ketiga yang meliputi pengadaan elektronik dan sebagainya, diharapkan bisa terealisasi di anggaran perubahan tahun depan.

“Jadi awal 2022 mulai proses lelang tahap kedua interior, lantai dan lain-lain, termasuk toilet. Estimasi digunakan Perpustakaan Kota atau City Library ini Insya Allah di ujung tahun depan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bogor Agung Prihanto menuturkan, target pembangunan pada minggu ini sejatinya yakni 77 persen. Namun hingga kemarin, baru 72 persen. Sehingga ada deviasi sekitar 5 persen.

Baca Juga  Bioskop CCM Batal Buka Akhir Juli

Namun ia mengaku pede pekerjaan bisa terealisasi sesuai target.

“Target minggu ini 77 persen sampai 24 Oktober. Per kemarin itu 72 persen. Berarti ada waktu sampai tanggal 24 Oktober untuk kejar yang 77 persen itu. Insya Allah terkejar,” papar Agung.

Ia juga mengaku sedikit terkendala dengan tingginya curah hujan di Kota Bogor belakangan ini. Namun pihaknya akan memaksakan agar lebih cepat selesai bagian atap, sehingga memudahkan pekerjaan lainnya karena sudah tertutup atap.

“Kalau intensitas hujannya tinggi mah ya kita hentikan dulu. Pokoknya tetap pada gambar awal, empat lantai dengan rooftop. Kalau target harus selesai pada 15 Desember 2021. Intinya kita selesaikan dulu untuk pekerjaan tahun ini, lalu kita lanjutkan pada tahun depan di bagian interior dan pengadaan barang lainnya di perubahan (anggaran),” tutupnya. (ryn)

Baca Juga  Bima Arya Sampaikan Rancangan KUA/PPAS Tahun 2022, Ini Lima Proyek Prioritas Kota Bogor Bernilai Ratusan Miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published.