Terjerat Dugaan Penipuan, Pengacara Klaim Anak Nia Daniaty Depresi

by -

METROPOLITAN – Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, kini depresi. Hal itu lantaran dirinya mendapat tudingan melakukan penipuan dengan iming-iming masuk CPNS. Olivia Nathania dilaporkan oleh seseorang yang diduga korban ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021, Karnu, dan kuasa hukumnya, Odie Hudiyanto.

Susanti Agustina selaku kuasa hukum Olivia Nathania men­jelaskan, saat ini mental kliennya sedang tidak baik. Su­santi mengklaim pemberitaan yang ada saat ini tidak tepat. ”Ya pastinya depresilah ya, kan mental itu. Misalnya kita melakukan sesuatu terus tiba-tiba dipelintir sedikit ter-blow up banyak kan pastinya psikisnya berat juga,” ujar Su­santi Agustina saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (5/10).

Baca Juga  Korban Anak Nia Daniaty Minta Polisi Serius

Susanti Agustina menegas­kan, seharusnya pada tu­dingan ini, pelapor memi­liki bukti-bukti kuat. Hal itu sebagai upaya agar pemberitaan tidak simpang siur. ”Jadi dia juga oke, saya bilang harusnya dengan adanya seperti itu, ada data pendu­kung yang dia makin kuat,” tegas Susanti Agus­tina.

Su­santi m e ­negaskan, saat ini Olivia punya banyak bukti-bukti untuk menepis tudingan Karnu dan orang-orang yang mengaku korban. Namun hal itu masih ia siapkan bersama Olivia.

Dalam pengumpulan berkas-berkas yang berupa bukti sanggahan, Susanti dan Olivia Nathania memiliki kesulitan. Hal itu karena beberapa berkas tersebut sudah hilang, ka­rena rumah Olivia Nathania sempat terkena banjir.

”Karena memang Olivia ini, banyak sih data-data itu. Ka­rena dari rumah yang di Kemang itu, waktu itu kena banjir, jadi ada beberapa, ham­pir semua dokumen itu kena ban­jir, jadi hilang,” tutur Susanti.

Baca Juga  Ciye...Ciye, Akur?

Karena hal itu, maka pengum­pulan berkas-berkas dilakukan melalui rekening koran milik Oli­via Nathania. Hingga saat ini, pen­gumpulan berkas masih dalam proses.

”Jadi yang dari re­kening koran itulah ditelusuri. Kadang-kadang ada yang nggak ada nama­nya, siapa yang transfer, uang yang dikemba­likan sebagian,” jelas Susanti. (dtk/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *