Vaksinasi Capai 50 Persen, PPKM di Kabupaten Bogor Bisa Turun Level

by -

METROPOLITAN – Untuk menurunkan status Pember­lakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 2, Pemerintah Kabupa­ten (Pemkab) Bogor menge­jar target capaian vaksinasi hingga 50 persen akhir bulan ini.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengungkapkan, jika dirinya diberikan kelonggaran oleh pemerintah pusat untuk bisa turun level pada masa PPKM, maka kelonggaran yang di­berikan di antaranya capaian vaksinasi harus mencapai 50 persen agar PPKM bisa men­jadi level 2. “Kita harus genjot vaksinasi, minimal 50 persen penduduk harus sudah divak­sin untuk bisa turun ke level dua,” kata Ade Yasin.

Saat ini perkembangan vaksi­nasi di Kabupaten Bogor baru mencapai 31,84 persen atau sekitar 2,69 juta dosis. Untuk mencapai 50 persen, Ade Ya­sin menyebut jika Pemkab Bogor harus menyuntikkan sekitar 1,7 juta dosis vaksin lagi dari total keseluruhan yang harus divaksin seba­nyak 8,5 juta dosis atau 4,2 juta penduduk (70 persen).

Baca Juga  Nggak Cuma Jalan Sudirman, Jalan Lain di Kota Bogor Bisa Ditutup juga Jika Banyak Pelanggar Prokes PPKM

Ia pun bertekad menyele­saikan target tersebut dalam waktu satu bulan atau sebelum target keseluruhan sebesar 70 persen harus selesai De­sember. “Jadi, satu bulan ini kita genjot. Saya sudah rapat bersama camat dan Forko­pimda. Semua bekerja ber­sama untuk menurunkan level PPKM tersebut,” papar­nya.

Untuk mempercepat ca­paian vaksinasi, Ade Yasin mengaku pihaknya kini me­nambah target capaian ha­rian yang semula 50 ribu dosis per hari kini mencapai 70 ribu dosis per hari.

Sebelumnya, Ade Yasin ber­tekad target tersebut harus segera dicapai. Sebab, ia me­nilai ada imbas negatif dan positif dari PPKM Level 3 yang saat ini sedang dilaksanakan. Imbas negatifnya adalah se­jumlah sektor masih belum diperbolehkan beroperasi, di antaranya sektor pariwisata yang masih ada batasan yang harus diterapkan.

Baca Juga  Wakil Walikota Jaktim Tinjau PPKM di Pasar Rebo

Sedangkan imbas positifnya adalah semua aparat dari ting­kat desa, camat, pemda serta TNI-Polri bekerja sama untuk menanggulangi penularan Covid-19 ini.(mam/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *