Warga Sukajaya Jadi Korban Penipuan Bermoduskan Pinjol

by -

METROPOLITAN – Afifah Choerul Bariyah nampak gundah. Ibu muda asal Desa Sukajaya, Kecamatan Tam­ansari, Kabupaten Bogor itu baru saja jadi korban peni­puan modus pinjaman on­line (pinjol). Peristiwa terse­but bermula saat dirinya mendapat telepon yang me­nyatakan dirinya mendapat hadiah.

Usai ditelepon, pelaku langs­ung melanjutkan penipuan melalui pesan WhatsApp (WA). Dalam pesan WA kor­ban diminta melakukan klik pada link yang dikirim pe­nipu. ”Link tersebut menga­rah pada salah satu aplikasi pinjaman online,” katanya kepada Metropolitan, kema­rin.

Saat membuka link, Afifah diminta memilih hadiah. ”Ada handphone dan laptop. Saya klik laptop,” kisahnya. Selepas itu terjadi transaksi kredit online laptop seharga Rp9.000 000. Tak lama korban mene­rima pemberitahuan bahwa transaksi kredit berhasil. Dari sana korban mulai sadar dirinya terkena tipu.

Baca Juga  Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda Khusus

”Saya harus bayar Rp1.060.000 per bulan se­lama 12 bulan. Saya kaget. Nomor penipu pun tidak bisa dihubungi lagi. Ini saya mau lapor ke Polsek Taman­sari,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Sukajaya, Faj­rin, mengimbau masyarakat menghindar dari jeratan pinjol dengan mengetahui ciri-cirinya. Salah satunya seperti tidak terdaftar di OJK. ”Selain itu, pinjol abal-abal juga sering memberikan pe­nawaran bunga ataupun berupa hadiah dengan jang­ka waktu pinjaman yang tidak jelas,” tandasnya. (jal/c/els/ py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.