Ade Yasin Luncurkan Program Karsa Bogor Berkeadaban

by -

METROPOLITAN – Bupati Bogor Ade Yasin meluncurkan program Karsa Bogor Ber­keadaban melalui penyerahan hibah bidang keagamaan, di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Selasa (16/11).

Ade Yasin menjelaskan Karsa Berkeadaban merupa­kan salah satu dari lima pro­gram prioritas yang fokus pada peningkatan kesalehan sosial dan pelestarian budaya. Untuk itu, memperkuat sin­ergitas antara ulama dengan umara sangat penting. Sebab, aset terbesar Kabupaten Bo­gor adalah para ulama dan santrinya.

”Untuk itu, kami Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen memberikan perhatian khusus kepada ka­langan madrasah, pondok pesantren, guru ngaji, amil, Penyuluh Agama Honorer (PAH) sebagai agen pembangu­nan daerah dalam mewujud­kan Kabupaten Bogor ber­keadaban,” ungkap Ade Yasin.

Ade Yasin mengungkapkan, hibah untuk pendidikan kea­gamaan yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) sebesar Rp19,365 mi­liar yang terdiri dari bantuan PPG guru PAI Rp1,2 miliar, bantuan insentif untuk 3.455 guru madrasah Rp3 juta per tahun, bantuan rehabilitasi 200 madrasah Rp9 miliar.

Baca Juga  Kesejahteraan Guru

Kemudian, lanjut Ade Yasin, untuk program Bogor Cerdas dan Bogor Berkeadaban yang disalurkan Kementerian Agama untuk 2021 Rp36.950.637.000 diperuntuk­kan sektor pendidikan Islam dengan total anggaran Rp12.635.273 miliar yang di­alokasikan untuk Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) lembaga madrasah diniyah takmiliyah Rp5 juta per tahun, bantuan tunjangan fungsional untuk 9.720 guru nonformal diniyah takmiliyah Rp750 ribu per tahun, serta dukungan untuk kegiatan Pekan Olah­raga dan Seni Antar-Diniyah (Porsadin) Rp200 juta.

”Bantuan sarana keagama­an dan hibah insentif ini se­betulnya sangat diperlukan untuk masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 se­perti saat ini. Walaupun kita fokus pada masa penanganan pandemi, tetapi banyak hal yang perlu diperhatikan. Ter­masuk keberlangsungan pon­dok pesantren dan madrasah karena mereka salah satu lembaga yang memang turut mencerdaskan bangsa,” tegas Ade Yasin.

Baca Juga  Heboh Soal Larangan Tiup Terompet di Bogor, Ini Kata Bupati

Untuk itu, Ade Yasin meni­lai pemberian hibah bantuan untuk infrastruktur, lalu ada bantuan insentif untuk guru madrasah, guru honorer, amil, ponpes salafiyah, dan lainnya penting di masa pandemi ini.

”Perangkat ini memang ha­rus kita perhatikan supaya keberlangsungan pembela­jaran terus berjalan, sehingga Kabupaten Bogor semakin maju dan berkeadaban. Se­suai visi-misi kami, yaitu Pan­cakarsa dan kesalehan sosial semakin tumbuh di masyara­kat,” tambahnya.

Selain itu, Ade Yasin me­nyebut program Bogor Ber­keadaban pada 2021 sudah direalisasikan melalui berba­gai kegiatan. Yakni, bantuan sarana dan prasarana keaga­maan untuk masjid, musala, majelis taklim, dan pondok pesantren Rp12,7 miliar. Ke­mudian program pembinaan lembaga keagamaan, MUI, Baznas, BWI, DMI, bantuan legalitas pesantren, dan pem­binaan Ormas Islam dengan total anggaran Rp8,7 miliar.

”Untuk implementasi dari Bogor Berkeadaban yang telah kami lakukan yaitu penamba­han jam pendidikan agama dan keagamaan, lalu ada Jumat Mengaji (Bogor Ngaos) dan Kamis Nyunda. Selanjutnya ada program 1.000 hafiz Quran, tahun ini sebanyak 300 orang, program PKBM bagi ponpes salafiyah, beasiswa bagi 1.200 salah satunya bagi hafiz Quran. Kemudian bantuan legalitas pontren, rehabilitasi Bogor Islamic Center, peningkatan kualitas pendidikan madrasah dan Program Nongol Babat,” beber Ade Yasin.

Baca Juga  Resmi, Ade Yasin Dikukuhkan Sebagai Waketum APKASI

Tak hanya itu, tambah Ade Yasin, hibah juga diberikan bagi sektor Bimbingan Masy­arakat Islam (Bimas Islam) sebesar Rp4.950.400.000 atau 2,4 juta per tahun untuk ban­tuan insentif bagi 1.698 pem­bantu pegawai pencatat nikah. Juga untuk bantuan insentif 323 penyuluh agama non-PNS Rp2,4 juta per tahun.

”Jangan lihat dari besar-kecilnya hibah yang diberikan, namun inilah wujud perha­tian dan bukti komitmen kami pada pembangunan keagamaan. Tentunya sebagai upaya penguatan lembaga dan peningkatan sarana kea­gamaan dan kualitas SDM,” tandasnya. (*/eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *