Alkes Baru RSUD Kota Bogor Bisa Deteksi 4 Penyakit, Wamenkes : Cukup Mahal dan Perlu Tenaga Terampil

by -
Dok. Prokompim Kota Bogor

METROPOLITAN.id – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono meresmikan alat kesehatan (alkes) RSUD Kota Bogor berupa MRI 3 Tesla, CT Scan 128 slice dan ESWL di RSUD Kota Bogor, Jalan DR Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (13/11).

Dante mengatakan, apa yang dilakukan Pemkot Bogor melalui RSUD Kota Bogor merupakan inovasi dalam mengembangkan sistem kesehatan di daerah menjadi optimal dan mumpuni.

Alkes yang diresmikan, kata dia, bukan alat sederhana. Sebab dengan harga yang cukup mahal, harus dikerjakan dengan tenaga terampil guna mendukung sistem kesehatan di Kota Bogor.

Wamenkes juga menyinggung soal tingginya angka kematian di Indonesia yang disebabkan Penyakit Tidak Menular (PTM). Seperti sakit jantung, kardiovaskular, stroke dan kanker.

Baca Juga  Sempat Ditutup, Sekolah di Bogor Kembali Gelar PTM

Ia menambahkan, keberadaan alkes milik RSUD Kota Bogor yang baru diresmikan itu mampu mendeteksi keempat penyakit tersebut. Sehingga Dante berharap, angka kematian akibat empat penyakit terbesar tersebut menjadi lebih optimal dan lebih baik.

“Semoga ini diikuti daerah-daerah lainnya yang melakukan stratifikasi, identifikasi kebutuhan dan pengembangan yang lebih optimal, sehingga RSUD menjadi salah satu rumah sakit rujukan paling tinggi di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan bahwa RSUD Kota Bogor punya banyak sekali tantangan yang dihadapi. Tantangan terbesar yakni perencanaan yang matang, terintegrasi dan selaras.

Apalagi, RSUD Kota Bogor menjadi satu-satunya RSUD di Kota Bogor, yang dalam keseharian ikut melayani warga Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Peneliti IPB 'Semprot' BPOM soal Rencana Pelabelan Peringatan Bahaya BPA pada Galon Air Minum

“Tercatat ada 40 persen,” imbuh Bima Arya.

Ia menambahkan, persoalan yang ada bukan hanya terkait menambah kapasitas, tetapi juga meningkatkan kualitas dan juga naik kelas.

Menurutnya, apa yang dilakukan RSUD Kota Bogor tidak hanya sebatas ‘business as usual’ atau berusaha melayani dengan yang ada, tapi ada lompatan-lompatan ke depan dengan kolaborasinya.

“Sudah pasti apa yang diresmikan ini, bukan yang terakhir dan pasti ke depan banyak rencana-rencana yang lainnya,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinkes Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi turut mengungkapkan rasa bangga dan menyambut baik fasilitas baru yang menjadi pelayanan baru di RSUD Kota Bogor.

Tersedianya alat kesehatan tersebut merupakan salah satu faktor penunjang para tenaga medis dalam meningkatkan kinerja yang profesional sesuai dengan pelayan yang diharapkan, khususnya bagi masyarakat Kota Bogor.

Baca Juga  Belanja Masalah, Pangkoopsau I Tinjau Lanud Ats

Dengan fasilitas yang lebih lengkap, RSUD Kota Bogor diharapkan menjadi rumah sakit yang lebih unggul ke depan dalam memberikan pelayanan secara maksimal dan terbaik bagi masyarakat.

“Penambahan fasilitas ini tentunya menjadi ikhtiar yang sangat baik dari RSUD Kota Bogor dalam mendukung dan meningkatkan taraf kesehatan warga Kota Bogor, mewujudkan sehat negeriku tumbuh Indonesiaku, sesuai tema Hari Kesehatan Nasional ke-57,” tutupnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.