Asyik… 69 Tempat Karaoke Sudah Diizinkan Beroperasi

by -

METROPOLITAN – Pemprov DKI Jakarta menambah jumlah tempat karaoke yang diuji coba selama PPKM level 1. Saat ini total ada 69 tempat karaoke yang diizinkan beroperasi.

Penambahan karaoke ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 323/SE/2021 yang diterbitkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispare­kraf) DKI Jakarta tentang Penggunaan Aplikasi Pedu­liLindungi dan Penerapan Prokes Dalam Rangka Uji Coba Pembukaan Usaha Ka­raoke Keluarga Masa PPKM Level 1 di Provinsi DKI Ja­karta. Adapun SE tersebut berlaku hingga 29 November.

”Daftar nama usaha dan mekanisme penerimaan pen­gunjung dalam rangka uji coba pembukaan usaha ka­raoke keluarga pada masa PPKM level 1 di Provinsi DKI Jakarta sebagaimana tercan­tum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak ter­pisahkan dari Surat Edaran ini,” demikian bunyi poin keenam SE.

Baca Juga  Tempat Karaoke di Jakarta Boleh Buka, Asal...

Merujuk pada SE tersebut, terdapat penambahan tujuh tempat karaoke yang diizin­kan dibuka. Sebelumnya ha­nya 62 karaoke yang boleh mengantongi izin pembu­kaan di masa PPKM level 1.

Berdasarkan Keputusan Ke­pala Disparekraf DKI Jakarta Nomor 712 Tahun 2021, ka­raoke di Jakarta beroperasi mulai pukul 11:00-22:00 WIB. Kapasitas ruangan bernyanyi maksimal 25 persen dan peng­gunaan ruang bernyanyi di­batasi maksimal 50 persen dari total ruangan yang ada.

Berdasarkan keputusan tersebut, durasi pengunjung di dalam ruang bernyanyi maksimal 3 jam dengan se­belumnya melakukan reser­vasi secara online mengguna­kan metode pembayaran nontunai.

Sebagaimana diketahui, se­banyak 62 tempat karaoke di DKI Jakarta kembali diizinkan beroperasi dengan protokol kesehatan (prokes) ketat se­telah Jakarta berstatus PPKM level 1. Kementerian Pariwi­sata dan Ekonomi Kreatif (Ke­menparekraf) bersama Pem­prov DKI pun meninjau pe­nerapan prokes Covid-19 di salah satu tempat karaoke di Jakarta.

Baca Juga  Pengusaha Karaoke di Bogor Siap-siap Gulung Tikar

”Tadi sudah lihat bagaima­na dari manajemen Happy Puppy sudah mengikuti ke­tentuan, kita sudah sama-sama lain. Bahkan dari ma­najemen Happy Puppy me­nyiapkan satu alat, di mana alat itu alat sterilisasi mikro­fon. Kan tadi bagus banget tuh. Jadi, alat itu dibuka terus disterilisasi. Kala sudah 30 detik tersterilisasi diambil untuk diberikan kepada pen­gunjung,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, kemarin.

Ke depan, Pemprov DKI bakal memberikan sanksi bagi pengelola karaoke yang tidak mematuhi aturan prokes saat beroperasi. Mekanisme pem­berian sanksi dimulai dari te­guran tertulis. (de/tob/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *