Bupati Sebut Tak Ada Kenaikan Upah Buruh 2022

by -
Bupati Bogor Ade Yasin. (Foto: Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan tak ada kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) pada tahun 2022.

Pernyataan tersebut disampaikan Ade Yasin usai mengikuti prosesi pemindahan makam Jaksa Agung pertama Republik Indonesia di Pusara Adhyaksa, Cibinong, Kamis (25/11).

“Kami telah sepakat bersama dengan dewan pengupahan dan serikat pekerja bahwa tidak ada kenaikan (umk) maupun tuntutan naik,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, saat ini UMK Bogor sudah cukup tinggi, yakni Rp4,2 juta. Jumlah itu bahkan diklaim lebih tinggi dari Kota Bogor yang besarannya Rp4,1 juta.

“Memang awalnya ada permintaan kenaikan UMK sebesar 3,7 persen, tapi karena kondisi seperti saat ini maka tidak ada kenaikan. Saya kira ini sudah sangat bijak ya, kita bertahan di UMK yang sudah ada, yang nilainya lebih tinggi dari daerah lain,” ungkapnya.

Baca Juga  Pukul 7 Malam Nanti Ridwan Kamil Putuskan UMK di Jabar

Sebelumnya, ratusan buruh dari berbagai organisasi menggelar unjuk rasa di Jalan Tegar Beriman, Komplek Pemda Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11).

Mereka menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022.

Komandan aksi, Ronal Timur mengatakan, aksi dilakukan untuk meminta pembatalan Undang-undang Omnibus law Cipta Kerja.

Namun selain itu, para buruh menuntut adanya kenaikan gaji pada 2022.

“Walaupun Omnibus law menurut Mahkamah Konstitusi (MK) sudah tidak bisa dibatalkan, pada dasarnya kita menginginkan upah UMK Bogor tatap naik,” ujarnya.

Menurutnya, jika tuntutan kenaikan gaji tak juga digubris Pemkab Bogor, para buruh akan terus turun ke jalan hingga 7 Desember mendatang. Ronal mengaku masih menunggu instruksi dari federasi buruh.

Baca Juga  Tak Ada Kenaikan UMK Tahun Ini, Pemkab Bogor Bakal buat Surat Rekomendasi

Ronal juga meminta Pemkab Bogor terus memperhatikan buruh. Sebab, buruh juga bagian dari masyarakat Kabupaten Bogor.

Ia juga menagih janji politik Bupati Bogor, Ade Yasin, yang berjanji akan mensejahterakan rakyat buruh.

“Kita pernah mengatakan deal deal politik degan Ade Yasin. Mana janjinya buat kami kaum buruh?,” tandasnya. (far/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *