Chelsea Main Sabar, Menang Besar!

by -

METROPOLITAN – Chelsea memang dominan dan mam­pu melibas Juventus. Namun, kemenangan besar itu diraih tidak mudah oleh si Biru. Chelsea menjamu Juventus di Stamford Bridge, dini hari WIB kemarin, dalam upayanya meraih tiket ke 16 besar Liga Champions. Ke­menangan lebih dari satu gol wajib didapat demi mengge­ser rivalnya itu dari puncak klasemen Grup H.

Meski demikian, Chelsea yang tampil dominan sedari menit awal kesulitan membongkar pertahanan Juventus. Padahal mereka punya banyak peluang, sekitar tujuh dengan satu on goal dan Juventus cuma di­beri satu kali attempts.

Kebuntuan baru pecah pada menit ke-25 saat Trevor Cha­lobah menjebol jala Wojciech Szczesny dari jarak dekat. Kem­bali setelah itu, Chelsea sulit untuk menambah gol.

Baca Juga  Menjaga Jarak!

Tak cuma karena penyele­saian akhir yang kurang tenang, tapi juga Leonardo Bonucci dan Matthijs de Ligt di lini belakang Juventus bermain taktis. Namun, Chelsea akhir­nya bisa menambah dua gol langsung dalam selang tiga menit di babak kedua.

Dua gol dari dari Reece James di menit ke-55 dan Callum Hudson-Odoi pada menit ke- 58 membuat Chelsea lebih nyaman. Hingga Timo Werner memantapkan skor jadi 4-0 di masa injury time.

Chelsea benar-benar domi­nan dengan total 21 attempts dilepaskan, delapan di anta­ranya on goal. Strategi mana­jer Thomas Tuchel untuk tancap gas sedari menit awal terbayar. Dan tak lupa juga, kesabaran pemain Chelsea dalam membongkar perta­hanan Juventus jadi kuncinya.

Baca Juga  Satu Poin di Markas Burnley Bikin Conte Kecewa

”Kami ingin terus bermain sabar sekaligus tidak lengah. Kami ingin meningkatkan ritme permainan dan intensti­tas. Tidak mudah membuat peluang dan bikin gol, tapi kami membuatnya begitu ba­nyak. Performa luar biasa dan hasil fantastis,” ujar Tuchel.

”Kami lebih tajam dibanding di Turin, kami lebih berani ambil risiko, sesuatu yang kurang di Turin. Anda tidak bisa menyerang mereka hanya dengan kontrol – Anda harus bisa penetrasi dan sering ber­gerak tanpa bola. Kami sang­at bagus dan mencetak gol-gol yang cantik,” sambungnya. ”Saat bertahan, kami benar-benar dalam dan sulit dibong­kar,” tutup Thomas Tuchel. (dtk/suf/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *