Dianggap Belum Maksimal, Perumda di Kota Bogor Diminta Lebih Kerja Keras Perah Pendapatan

by -

METROPOLITAN.id – Gelontoran Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) hingga aset untuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) di Kota Bogor, membuat DPRD Kota Bogor meminta untuk menggenjot pendapatan. Hal itu terkuak dalam rapat pembahasan rancangan APBD 2022 Komisi II DPRD Kota Bogor, Kamis (4/11).

Komisi II menginginkan kontribusi nyata dari Perumda di Kota Bogor pada peningkatan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Banyak aset dan PMP yang sudah digelontorkan oleh pemerintah untuk Perumda milik Kota Bogor. Untuk itu, kami di Komisi II menginginkan adanya kontribusi nyata dari Perumda untuk pendapatan Kota Bogor,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor Lusiana Nurissiyadah.

Ada catatan untuk beberapa perumda di Kota Bogor. Pertama, untuk Bank Kota Bogor. Menurutnya, sudah seharusnya Bank Kota Bogor mulai bergerak mencari nasabah ASN Pemkot Bogor. Dengan semakin banyaknya nasabah Bank Kota Bogor, otomatis bakal meningkatkan kontribusi perumda tersebut.

Baca Juga  Beredar Surat Habib Rizieq Positif Covid-19, Kapolresta Bogor Kota : Saya Belum Terima Surat Asli

Sedangkan untuk Perumda Tirta Pakuan, Lusiana mengharapkan adanya sektor pendapatan selain uang pelayanan air bersih pelanggan. Dengan banyaknya aset yang dimiliki oleh Perumda Tirta Pakuan, sudah sepatutnya perusahaan pelat merah itu bisa membuka core bisnis baru.

“Memaksimalkan aset dan PMP dari pemerintah dengan membuka core bisnis baru menurut saya seharusnya sudah dijalankan oleh Perumda Tirta Pakuan. Kalau melihat kontribusi yang ada, mereka mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Nah dengan momentum saat ini, sudah seharusnya membuka bisnis baru,” kata Lusiana.

Sedangkan untuk peningkatan PAD dari SKPD Kota Bogor, politisi PKB ini berharap Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor bisa meningkatkan kontribusinya dengan adanya wacana memaksimalkan keberadaan rumah potong hewan (RPH) Bubulak.

Baca Juga  Lagi! Langgar Aturan PPKM Level 3, Tempat Usaha di Bogor Didenda

“Jadi untuk potong hewan unggas itu kami harap bisa dimaksimalkan di Bubulak. Jadi semuanya tersentralisasi, sehingga bisa meningkatkan PAD juga,” pungkasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.