Dua Hari Gelar Workshop dan Lomba Jurnalistik, Program JKN-KIS Besutan BPJS Kesehatan Kian Inovatif

by -

METROPOLITAN.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menghelat media workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalisitik BPJS Kesehatan tahun 2021, dengan tema ‘Tahun 2021, Program JKN-KIS Kian Inovatif di Era Disruptif’.

Kegiatan dilaksanakan secara virtual selama dua hari, yakni 28-29 Oktober 2021, yang diikuti perwakilan media dari seluruh wilayah BPJS Kesehatan se-Indonesia. BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada para jurnalis yang dinilai sudah berkontribusi dalam menyampaikan informasi seputar BPJS Kesehatan. Selama dua hari, diikuti ratusan wartawan nasional dan daerah dari Sabang sampai Merauke secara daring.

Pembicara pada hari pertama menghadirkan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr Ali Ghufron Mukti, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia serta Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, dr Pandu Riono.

Sedangkan pada hari kedua, materi disampaikan Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun, Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien dan Pakar Asuransi Kesehatan, Prof. Budi Hidayat.

Baca Juga  Ini Harapan Menko Airlangga untuk Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

David Bangun mengatakan, BPJS Kesehatan terus mengoptimalkan layanan digital di berbagai aspek. Seperti Dari sisi layanan kepesertaan, yang menyediakan layanan pengurusan administrasi, pemenuhan informasi dan pengaduan melalui aplikasi Mobile JKN, di mana telah digunakan oleh lebih dari 14 juta peserta dan terus bertambah.

Lalu, ada layanan BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Assistant JKN (CHIKA), Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), Pelayanan Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP), hingga media sosial resmi BPJS Kesehatan.

“Kami telah menerapkan sistem online di pelayanan kesehatan seperti antrean online di fasilitas kesehatan, display tempat tidur, display tindakan operasi, konsultasi dokter online, dan sebagainya. Kami juga memudahkan peserta untuk membayar iuran JKN-KIS melalui kanal non-tunai melalui autodebit, fasilitas perbankan maupun non perbankan, Kader JKN, dan lain-lain,” kata David.

Di tempat yang sama, Anggota DJSN, Muttaqien menuturkan, program JKN-KIS semakin mendekat dan menjangkau seluruh penduduk Indonesia. Maka, perlu rencana strategis yang sistematis dan terukur untuk mencapai target terlindunginya 98 persen penduduk Indonesia dalam Program JKN-KIS pada 2024.

Baca Juga  Pegawai Lapas Gunung Sindur Jalani Tes Covid-19, Ini Hasilnya

“Harapan kami ke depan, bisa dilakukan monitoring dan evaluasi terpadu dengan mekanisme dan kriteria standar. Kemudian, perlunya optimalisasi pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mengendalikan biaya dan menguatkan loyalitas peserta terhadap Program JKN-KIS,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris BPJS Kesehatan, Arief Syaefuddin mengatakan, media massa merupakan sumber informasi yang memiliki kekuatan besar buat masyarakat. Menurutnya, kekuatan besar tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat luas.

Webinar ini pun diharapkan menambah informasi dan pengetahuan seputar program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada 153 media massa baik lokal maupun nasional yang sudah berpartisipasi dalam lomba ini,” ujarnya.

Arief juga mengucapkan terima kasih kepada dewan juri yang telah mendukung penilaian di dalam lomba tersebut.

Baca Juga  Korban Tewas Tenggelam Saat Cuci Daging Kurban di Bebes 5 Orang, Ini

Sebelumnya pada hari pertama (29/10), Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mufti mengapresiasi seluruh panitia yang bekerja keras dalam mensukseskan kegiatan ini, sehingga terselenggara dengan baik. Serta mengucapkan selamat kepada pemenang Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021.

Ali menuturkan, peran media sangat penting dalam memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat tentang program-program BPJS Kesehatan dan mensosialisasikan tentang pentingnya JKN-KIS kepada masyarakat.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh rekan-rekan media yang selama ini bekerjasama dalam memberikan edukasi dan ikut mengampayekan berita positif program JKN-KIS kepada warga Indonesia,” katanya.

Di ketahui, Lomba Karya Jurnalisitik BPJS Kesehatan tahun 2021 diikuti153 peserta, baik dari media lokal maupun nasional. Dalam penilaian karya jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021, BPJS Kesehatan sangat menjaga objektifitas penilaian dan seluruh karya diberikan bersifat anonim. (rb/tem/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.