Gelar Pamagarsari Cup untuk Pertama Kali, Kades Dian Iskandar Ingin Cetak Atlet Bulutangkis

by -

Menjalin silaturahmi bersama masyarakat, khususnya pehobi bulutangkis, Pemerintah Desa (Pemdes) Pamagarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, menggelar turnamen bulutangkis dengan memperebutkan piala bergulir. Turnamen ini juga sekaligus untuk mencetak atlet.

AJANG bergengsi itu berawal dari kunjungan kepala desa untuk bersilaturahmi di setiap RT dan RW se-Desa Pama­garsari. Karena di setiap RW ada lapangan bulutangkis, akhirnya kepala desa mence­tuskan membuat turnamen.

“Awalnya saya berkunjung ke setiap RT dan RW. Banyak yang bermain bulutangkis di setiap saya berkunjung. Akhir­nya saya buat even ini dengan piala bergulir,” kata Kepala Desa Pamagarsari, Dian Is­kandar.

Ia menuturkan, Pamagars­ari Cup ini pertama kali dige­lar di Desa Pamagarsari, Ke­camatan Parung. Namun, untuk kepanitiaan Pama­garsari Cup diserahkan ke panitia khusus.

Baca Juga  Pebulutangkis Muda SMP Tunas Bangsa

“Kita serahkan kepanitiaan pada Pengurus Bulutangkis (PB). Terkait lapangan yang memadai, layak serta mudah terjangkau,” terang Dian Is­kandar.

Setelah penentuan lapangan, Dian mengaku akhirnya mu­lai pembenahan lapangan yang dilakukan anak-anak muda. Pemdes Pamagarsari sendiri langsung mengaloka­sikan anggaran.

“Namun yang menarik ke­juaraan ini, trofinya dari kayu jati. Kayu ini telah diukir ha­sil karya pemuda. Sehingga kejuaraan ini menuju pemu­da Pamagarsari Bersatu,” jelas Dian.

Piala bergulir saat ini masih beregu dan sistem kocok. Dari masing-masing RT mengi­rimkan peserta untuk mengik­uti kejuaraan Pamagarsari Cup. Nantinya, atlet bulutang­kis ini untuk dipersiapkan, jika suatu saat ada kejuaraan tingkat kecamatan maupun kabupaten.

“Paling tidak, kita memper­siapkan untuk jaga-jaga kalau even di tingkat kecamatan kita sudah siapkan. Ke depan, Insya Allah kita akan undang sem­bilan desa untuk kejuaraan tingkat kecamatan,” katanya.

Baca Juga  Belum Main, Minions Sudah Lolos ke Babak Kedua All England 2020

Dian berharap para pemu­da terus belajar dan menata. Karena selama ini, pemuda tersebut sering menggelar tarkam di sekitar Parung dan Kemang. Bahkan, ada juga yang ke Kota Depok.

“Kejuaraan Pamagarsari Cup ini pertama kali digelar. Pe­mainnya diperuntukkan yang berdomisili Desa Pamagars­ari. Uang pembinaannya se­besar Rp9 juta,” pungkasnya. (mul/c/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *