Hasrat Pemkab Bogor untuk Turun Level di PPKM Harus Tertunda Dulu

by -
ILUSTRASI: Petugas gabungan saat melakukan pengecekan kepada pengedara yang akan menuju ke kawasan puncak.

METROPOLITAN.id – Hasrat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang ingin turun level pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sepertinya harus tertunda. Sebab pemerintah pusat akan memberlakukan PPKM level 3 selama periode 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

“Aturan ini diharapkan bisa membatasi mobilitas pergerakan dan juga mencegah munculnya kerumunan di libur akhir tahun,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Efendy.

Ia juga mengatakan kebjikan tersebut kemungkinan besar akan diumumkan ketentuan PPKM level 3 pada 22 November. Dalam kebijakan tersebut, lanjut Mudhajir, pertemuan yang melibatkan banyak orang nantinya akan dilarang.

Muhadjir menambahkan, bahwa nantinya seluruh wilayah baik yang sudah berstatus PPKM level 1 maupun level 2 akan dipukul rata menerapkan aturan PPKM level 3.

Baca Juga  Matangkan Persiapan, KONI Gelar Evaluasi

“Sehingga ada keseragaman secara nasional. Sudah ada kesepakatan, aturan yang berlaku di Jawa – Bali dan luar Jawa – Bali nanti akan diseragamkan,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan pihaknya sudah membuat skema untuk mengantisipasi adanya mobilitas masyarakat yang tinggi pada Natal dan tahun baru. Pihaknya dalam waktu dekat akan mengeluarkan surat edaran serta himbauan bagi masyarakat dan pengelola tempat wisata agar tidak melakukan perayaan pada malam pergantian tahun.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus penularan covid-19 pada akhir tahun 2021 tersebut.

“Para ahli berpendapat dikhawatirkan ada gelombang ketiga penularan covid-19. Agar tidak terjadi gelombang ketiga kita tahan dulu, jangan dulu ada pesta-pesta di akhir tahun,” kata Ade Yasin.

Baca Juga  Kezia Warouw Pakai Gaun Kristal 10 Kg di Preliminary Miss Universe

Ketika ditanya soal penerapan PPKM level 3 diseluruh Indonesia pada akhir tahun nanti, Ade Yasin tidak berkomentar banyak. Pihaknya mengaku ingin fokus kepada vaksinasi yang terus digencarkan. Apalagi saat ini Satgas Covid-19 tengah menjalankan program vaksinasi malam dengan door to door.

“Satgas juga nantinya melakukan penjemputan Lansia apabila diperlukan. Untuk mendukung percepatan vaksinasi, Pemkab Bogor telah mengalokasikan anggaran, para kepala desa dan Camat agar memaksimalkan anggaran ini,” ungkapnya. (mam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.