IAI Tazkia Bogor Luluskan 400 Wisudawan, Anies Baswedan Beri Wejangan

by -

METROPOLITAN – Institut Agama Islam (IAI) Tazkia menggelar wisuda di tengah pandemi Covid-19 secara hybrid yaitu offline dengan protokol kesehatan yang ketat dan secara online melalui aplikasi Zoom yang diikuti 400 wisudawan/wisudawati.

Ratusan wisudawan/wisu­dawati yang berasal dari Dip­loma, Sarjana, dan Pascasar­jana sukses menggelar pro­sesi wisuda ke-17 yang seba­gian besar dilakukan offline di Ball Room Puri Begawan, Kota Bogor, Rabu (24/11).

Rektor Institut Agama Islam Tazkia Bogor Dr Murniati Mukhlisin mengatakan, pro­sesi wisuda IAI Tazkia per­dana secara offline semenjak pandemi setelah mendapat­kan restu dari Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Terlebih, status Covid-19 Kota Bogor saat ini sudah menerapkan PPKM Level 1, dan Kabupaten Bogor Level 2.

“Para wisudawan yang sudah divaksin saja yang baru boleh ikut wisuda (secara offline). Selebihnya online. Alhamdu­lillah semuanya berjalan lan­car,” katanya, Rabu (24/11).

Baca Juga  Isi Lengkap Pergub Anies yang Larang Plastik Kresek di Mal hingga Pasar

Menurutnya, prosesi wisuda secara offline merupakan permintaan sebagian besar mahasiswa ketimbang dila­kukan secara online. Belum lagi, lanjutnya, banyak ken­dala gangguan sinyal pada saat wisuda secara online.

“Waktu itu kita juga buat untuk mahasiswa terbaik ha­nya 20 orang yang di ruangan (kampus, red) selebihnya online. Mereka pada nunggu di bawah pengin foto bareng-bareng ada logonya. Jadi tahun ini kita cukup banyak yang ikut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pani­tia Wisuda Muhammad Dimas Anugrah menuturkan pada kali ini IAI Tazkia mewisuda.

Sebanyak 400 lulusan dari berbagai fakultas. Yakni Pro­di Akuntansi Syariah seba­nyak 95 wisudawan, Prodi Ekonomi Syariah 42 wisuda­wan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Baca Juga  Tanggapan Foto Bareng Anies Baswedan Dengan Rina Nose

Kemudian, Prodi Manajemen Bisnis Syariah sebanyak 196 wisudawan, Prodi Manajemen Keuangan MikroSyariah (Dip­loma) sebanyak 17 wisudawan dan Prodi Ekonomi Syariah (Magister) 23 wisudawan.

Sedangkan dari Fakultas Syariah, yakni Prodi Hukum Ekonomi Syariah sebanyak 27 wisudawan.

Dalam kesempatan itu, IAI Tazkia juga memberikan pen­ghargaan kepada sejumlah mahasiswa terbaik dengan nilai pujian tertinggi seba­nyak sebelas orang.

“Mahasiswi S1 terbaik Ai­syah As Salafiah dari prodi Hukum ekonomi Syariah dengan IPK 4,00, sedangkan Mahasiswa S2 terbaik Azwar dari prodi Magister Ekonomi Syariah dgn IPK 3,9,” katanya.

Untuk itu, IAI Tazkia akan membantu mahasiswi yang hafal 30 juz Alquran itu masuk Universitas Havard, Oxford atau Cambridge.

“Setiap tahun kita membe­rikan apresiasi kepada ma­hasiswa terbaik. Dan Alham­dulillah tahun ini kita banyak sekali mendapatkan feedback dari mitra mitra strategis kita untuk juga ikut memberikan hadiah,” ucapnya.

Baca Juga  Diskotek Ketiga yang Ditutup Pemprov DKI, Diamond

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat memberi­kan wejangan kepada 400 lulusan IAI Tazkia.

Anies yang hadir secara da­ring memberikan pesan agar para lulusan IAI Tazkia mem­baca tanda-tanda perubahan zaman serta menetapkan apa yang akan diraih 20 tahun ke depan.

Ia mengucapkan selamat kepada wisudawan yang telah menuntaskan proses perku­liahan, ini sebuah tanda ke­berhasilan dan memang ha­rus disyukuri.

“Tetapi yang perlu digaris­bawahi bahwa saat ini fase proses pendidikan sudah selesai. Di setiap fase ada opsi dan pilihan. Fase pendi­dikan ada pilihan multiple choice. Tapi Sekarang ada fase baru yang harus dipilih sendiri,” pungkasnya. (ryn/ eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *