Imbas UU Cipta Kerja, IMB Diganti PBG, Sekda : Pendapatan Kota Bogor Bakal Turun 30 Persen

by -
Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Satgas Percepatan Sosialisasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja menggelar Round Table Discussion membahas hambatan dalam implementasi UU Cipta Kerja di Gedung Utama Sekretariat Negara (Setneg) RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/11).

Rapat yang dihadiri para wakil Menteri ini turut juga menghadirkan perwakilan dari pemerintah daerah Kota/Kabupaten, tak terkecuali Kota Bogor, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

Menurut Sekda, dengan adanya UU Cipta Kerja, ada 42 Peraturan Daerah (Perda) dan 50 Peraturan Wali Kota (Perwali) yang harus dievaluasi.

“Ini pekerjaan besar yang harus diselesaikan,” katanya.

Dampak yang paling terasa, kata dia, pada perubahan nama Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang saat ini pembahasannya masih menunggu DPRD.

Baca Juga  Ade Yasin Pertanyakan Konsep Wacana Hidupkan Kembali Rindu Alam

Imbasnya, Pemkot Bogor mengalami penurunan pendapatan daerah, mengingat tidak bisa menarik retribusi IMB.

“Kita simulasi, kalau menggunakan IMB dan menggunakan aturan baru PBG, maka pendapatan Kota Bogor akan turun 30 persen. Sebab biaya untuk mendirikan rumah jadi lebih murah. Harapannya, dengan biaya izin bangun rumah yang murah, maka investasi akan bertambah. Namun di daerah berdampak di pendapatannya jadi hilang,” papar Syarifah. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.