Ini Alasan DPUPR Kota Bogor ‘Ngotot’ Bangun Proyek Jalur Sepeda Rp5 M di Akhir Tahun

by -
CHUSNUL ROZAQIKepala Dinas PUPRKota Bogor.

METROPOLITAN.id – Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menjawab kekhawatiran rencana pembangunan proyek trotoar dan jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman menjadi persoalan di kemudian hari.

 

Menurut Chusnul, pihaknya optimis proyek pembangunan yang memiliki pagu senilai Rp5 M itu tuntas sesuai dengan waktu yang nanti akan ditentukan.

 

“Insya Allah kekejar, saat ini sudah ada penetapan pemenang ya, kalau sudah kita tinggal kontrak, SPL, langsung dikerjakan,” kata Chusnul.

 

“Harus kekejar dan harus optimis, sudah ada hitungannya, selama ada yang nawar masih masuk logika dan banyak kok yang nawar.(jumlah penawar 66 perusahaan), mereka pasti punya hitungannya,” sambungnya.

 

Disisi lain, Chusnul menjelaskan alasan kenapa proyek pembangunan trotoar dan jalur sepeda ini baru dilakukan menjelang akhir tahun. Hal ini terjadi karena ada transisi program kegiatan dari Dishub ke DPUPR Kota Bogor.

Baca Juga  Sea Games 1997, Kuasa Hukum: Negara Harusnya Kembalikan Duit Bambang Rp51 Miliar

 

“Anggaran (APBD) murni 2021. Soalnya transisi dari Dishub ke PUPR, awalnya (pembangunan) marka jalan. Baru di APBD Perubahan transisinya, makanya mepet,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Anggota Komisi 3 DPRD Kota Bogor, Pepen Firdaus mempersoalkan rencana pembangunan proyek trotoar dan jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

 

Musababnya, proyek yang memiliki pagu anggaran senilai Rp5 M itu dilakukan menjelang akhir tahun.

 

“Apakah tidak terlalu dipaksakan kalau harus tahun ini? Mengingat waktu pengerjaan cuma sisa kurang dari 2 bulan lagi,” katanya.

 

Belum lagi, dilanjutkan Pepen, saat ini Kota Bogor tengah memasuki musim penghujan. Seharusnya, Pemkot Bogor tidak perlu memaksakan khawatir proyek ini malah menjadi persoalan di kemudian hari.

Baca Juga  Survei TBRC: Airlangga Hartarto Favorit Capres dari Kalangan Ketum Parpol

 

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali melakukan penataan kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

 

Penataan kali ini dilakukan dengan cara membangun trotoar dan jalur sepeda di sepanjang sisi jalan dari arah Air Mancur hingga Denpom III/1 Bogor.

 

Saat ini, proyek pembangunan infrastruktur tersebut masih dalam proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor.

 

Adapun kegiatan yang memiliki pagu anggaran senilai Rp5 miliar itu saat ini dalam proses masa sanggah pada Minggu (7/11).

 

“Benar, jalur sepeda, hanya di sisi kiri saja. Dari arah Air Mancur sampai Denpom. Lebih dari 1 Km. Terintegrasi ke pedestrian SSA,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi.

Baca Juga  Dewan Sentil Dinas KUKM-Dagin Kota Bogor, Wanti-wanti Soal Distribusi Minyak Goreng dari Jabar

 

Namun, meski proyek pembangunan trotoar dan jalur sepeda Jalan Jenderal Sudirman saat ini masih dalam tahap masa sanggah, proyek yang memiliki pagu senilai Rp5.053.568.003 itu sudah memiliki pemenang.

 

Adapun, pemenang proyek ini jatuh ke CV Tjandra Winata Karya. Perusahaan ini berada pada urutan pertama dengan harga penawaran Rp4.042.382.194.

 

Di jadwalkan, bila tidak ada halangan, proses tandangan kontrak bisa dilakukan paling cepat pada 15 November nanti. Artinya, pengerjaan bisa dilakukan mulai 16 November dengan menyisakan waktu 46 hari lagi pada tahun ini. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.