Ini Penyebab Kabupaten Bogor Belum bisa Turun ke PPKM Level 2

by -
ILUSTRASI

METROPOLITAN.id – Beberapa daerah sudah mulai turun level 1 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sedangkan beberapa daerah lainnya masih bertahan dan berstatus level 2 dan 3. Seperti Kabupaten Bogor saat ini masih bertahan pada PPKM level 3.

Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar turun level pada PPKM ini, dimana Pemkab Bogor setidaknya memiliki angka kasus konfirmasi positif Covid-19 kurang dari 50 orang per 100 ribu penduduk per pekan. Rawat inap di rumah sakit antara 5 dan kurang dari 10 orang per 100 ribu penduduk.

Kemudian, kasus kematian kurang dari 2 orang per 100 ribu penduduk. Pemerintah juga menetapkan apabila daerah level 2 ingin turun ke level 1, maka harus menuntaskan 70 persen target vaksinasi. Selain itu, daerah tersebut juga wajib menyelesaikan 60 persen penyuntikan vaksin bagi warga lansia.

Bupati Bogor Ade Yasin sebelumnya mengaku optimis dapat turun level pada masa PPKM ini, bahkan ia menyampaikan bahwa Pemkab Bogor memiliki capaian vaksin yang cukup tinggi.

Baca Juga  DPRD Jabar Beri Lampu Hijau untuk DOB Bogor Timur

“Kalau dari jumlah jiwa yang sudah divaksin dosis satu dan dua, sudah di atas dua juta jiwa. Kabupaten Bogor paling tinggi di Jabodetabek,” kata dia.

Namun setelah ditetapkan Kabupaten Bogor masih PPKM level 3, ia mengaku tidak ambil pusing dengan hal tersebut. Menurutnya saat ini Pemkab Bogor terus fokus melakukan vaksinasi secara masif hingga ke wilayah pelosok di Kabupaten Bogor. Agar target 70 persen atau sekitar 4,2 juta penduduk tercapai pada Desember 2021.

“Sekarang kita fokus saja melaksanakan vaksinasi bersama dengan TNI Polri dan instansi lainnya yang ikut membantu agar target 70 persen bisa tercapai,” paparnya.

Sasaran vaksinasi kepada lansia yang masih rendah diduga menjadi salah satu faktor penyebab Kabupaten Bogor tidak bisa turun level dalam PPKM.

Baca Juga  Pengalaman Seorang Traveler Asal Indonesia Menembus Korea Utara

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Agus Fauzi mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan vaksinasi kepada masyarakat Kabupaten Bogor. Ia juga mengakui bahwa sampai saat ini cakupan vaksin kepada lansia belum maksimal.

“Memang ini menjadi PR kita kedepan untuk mengakselerasi vaksinasi kepada lansia. Karena masih banyak lansia di Bogor ini belum divaksin,” kata Agus Fauzi.

Ia mengungkapkan masih menemukan beberapa kendala untuk melakukan vaksinasi kepada lansia tersebut. Tak sedikit lansia di Kabupaten Bogor ini takut divaksin karena memiliki penyakit bawaan, sehingga ia pun harus memastikan kembali kepada lansia yang akan mengikuti vaksinasi.

“Dari pengalaman sebelumnya, banyak lansia ini mempunyai komorbid seperti jantung, hipertensi dan beberapa yang lainnya. Dari komorbid itu menjadi pertimbangan lansia untuk ikut divaksin,” ungkapnya. (mam)

Baca Juga  Positif Corona di Kabupaten Bogor Bertambah Jadi 20 Orang, PDP 348, ODP 711

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *