Koridor 6 Biskita Transpakuan Resmi Mengaspal, 2 Koridor Lain Dibuka Bulan Depan, Ini Rutenya

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi melaunching koridor 6 Biskita Transpakuan pada Minggu (28/11).

 

Koridor yang menghubungkan Parungbanteng-Air Mancur itu diresmikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya yang turut menjajal moda transportasi massal baru di Kota Hujan tersebut.

 

“Hari ini 9 bus untuk koridor Parungbanteng- Air Mancur sudah (resmi) mengaspal,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya di Balai Kota Bogor, Minggu (28/11).

 

Menurutnya, pemenuhan atau pembukaan koridor lain akan terus dilakukan jajarannya. Ini dilakukan menyusul animo masyarakat akan kehadiran Biskita Transpakuan cukup antusias.

 

“Saya sepanjang jalan terharu ya liat dibeberapa shalter warga tuh sudah tunggu, mau nyobain mungkin sudah mendengar kabarnya tapi ga bisa masuk karena ini penuh. (Makanya) Koridor satu Insya Allah awal Desember beroperasinya,” ucap dia.

Baca Juga  Pemilihan Ketua PPPSRS Bogor Valley Apartemen Digelar Ulang, Pemilik Kecewa Tak Bisa Berikan Hak Suara

 

“Terkait tarif akan diputuskan awal tahun nanti lah. Tapi Insya Allah tarifnya ringan banget, jangan memberatkan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo menjelaskan, saat ini jumlah bus Biskita Transpakuan yang sudah ada di Kota Bogor berjumlah 21 unit.

 

Jumlah bus ini sudah mengaspal di koridor 5 dan 6. Rencananya, akan ada 8 hingga 9 bus lain yang akan datang di Kota Bogor.

 

“Bus baru nanti rencanannya akan kita gunakan di koridor 1 Bubulak-Cidangiang. Insya Allah, setelah busnya ada dan proses administrasi beres, kita langsung jalanin,” kata pria yang akrab disapa Danjen.

 

“Kemungkinan awal Desember tanggal 5-an (beroperasi), tapi kita lihat dulu kesiapannya,” ucapnya.

Baca Juga  Heboh CFN Program Hoax Pemkot Bogor

 

Tak hanya koridor 1, dilanjutkan Danjen, pihaknya juga berencana mengoperasikan koridor 2 yang menghubungkan Bubulak-Baranagsiang-Cidangiang-Stasiun Bogor-Ciawi pada akhir tahun ini.

 

“Desember (juga), tapi kita mantapkan dulu kesiapan di lapangan, tadi seperti tertib administrasi, lingkungan, aset diri dan jejaringannya disana biar lebih rapih,” imbuh Danjen.

 

“Intinya, kalau (jumlah keseluruhan menjadi) 49 bus datang ke Bogor paling telat tanggal 10-an (Desember),” tandasnya. (rez) 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.