Kursus dan Pelatihan Bisa Tekan Pengangguran

by -

METROPOLITAN– Wilayah timur Indonesia menjadi sa­lah satu prioritas pembangu­nan. Pemerintah berharap semakin banyak Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang berkembang dan turut berperan membangun dae­rahnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kemen­terian Pendidikan, Kebuday­aan, Riset dan Teknologi (Ke­mendikbudristek), Wikan Sakarinto, menyampaikan, peningkatan kompetensi pada anak putus sekolah ha­rus dilakukan. Sehingga setiap anak di Indonesia memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan kualitas hidup­nya dengan kompetensi yang mereka peroleh. Oleh karena itu, butuh lebih banyak LKP di dalam negeri.

“Pada akhirnya kursus dan pelatihan turut berperan da­lam menekan angka pengang­guran dan meningkatkan SDM berkompeten,” ungkapnya dalam keterangannya, Senin (29/11).

Ketua Yayasan LKP Jaya Ne­gara, Nur Ija, berharap para lulusan dapat mengaplikasi­kan potensi mereka setelah selesai menimba ilmu di LKP. Terlebih untuk mengaplika­sikan konsep link and match dengan industri dan dunia kerja. “Kami harap seluruh pihak terkait bisa mengambil bagian bersama, sehingga lembaga pelatihan ini betul-betul dapat meramu anak didik sesuai kebutuhan DUDI,” ujarnya.

Baca Juga  35.976 Warga Kota Bogor Pengangguran, Dewan Minta Pemkot Bikin 'Career Center'

Sebagai lembaga pendidikan nonformal, LKP melengkapi pendidikan formal dalam bentuk pendidikan singkat yang berfokus pada pening­katan kompetensi keteram­pilan bidang tertentu yang diminati peserta didik. Hal ini memungkinkan peserta didik mengasah keterampilan­nya dengan cepat, sehingga peserta didik bisa langsung bekerja atau membuka rinti­san usaha berdasarkan ke­terampilan yang mereka da­patkan.

Program-program kursus dan pelatihan yang dijalankan juga sangat fleksibel dan mu­dah diintegrasikan ke pendi­dikan formal untuk mem­bantu peserta didik mengik­uti program-program pem­belajaran turunan lain yang terkait.

Dirjen Wikan mengatakan, kesuksesan lulusan vokasi di dunia kerja bergantung pada kemampuan mereka beradap­tasi, kemauan untuk terus belajar dan karakter yang kuat. “Bagi industri yang ingin mendapatkan lulusan terbaik, tidak ada salahnya datang ke LKP maupun SMK, minta lulusan terbaik dari mereka,” pungkasnya.(*/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.