Launching Program DP3, KPU Kabupaten Bogor Ajak Warga Rawapanjang Jadi Pemilih Cerdas

by -

METROPOLITAN.id – KPU Kabupaten Bogor secara resmi melaunching program desa peduli, pemilu dan pemilihan (DP3) di wilayahnya pada Kamis (4/11).

 

Kegiatan yang dihadiri langsung Ketua KPU RI Ilham Saputra, Bupati Bogor Ade Yasin hingga sejumlah partai politik itu berlangsung di auditorium Setda Kabupaten Bogor.

 

Sekretaris KPU Kabupaten Bogor, Asep Azhar Hidayatullah menuturkan, program DP3 ini merupakan gagasan dari KPU RI, di mana setiap kabupaten harus menunjuk salah satu desa yang ada di wilayahnya untuk menjalankan program DP3 ini.

 

“Untuk Kabupaten Bogor, kita memilih Desa Rawapanjang. Dipilih karena partisipasi pemilihnya paling rendah, di angka 69 persen,” katanya, Kamis (4/11).

Baca Juga  Perencanaan Desain Perkantoran Baru Pemkot Bogor Sudah Proses Tender

 

Setelah ini, menurut Asep, pihaknya akan memilih sekitar 25 orang dari unsur tokoh masyarakat, pemuda, perempuan dan segmen lainnya untuk mengikuti training of trainer (TOT) atau pelatihan yang nantinya akan dijadikan sebagai agen di masyarakat untuk bisa memberikan edukasi kepada warga terkait pendidikan pemilih, bagaimana menjadi pemilih yang cerdas dan rasional.

 

“Tahun depan masih bisa bertambah. Kita target minimal bisa 10 desa lah, tapi tentu harus ada evaluasinya dulu ya,” ucapnya.

 

“Mungkin kita lihat komposisinya dulu, kita juga tidak tahu, nanti kita lihat dulu usulan dari pemda desa mana-mana saja,” imbuh dia.

 

“Bisa di wilayah rawan bencana, ketika Pilkades ada dinamika atau daerah yang pemilihnya banyak tidak terdaftar karena belum punya EKTP,” ujarnya.

Baca Juga  Naik Angkot di Bogor Bakal Dicek Sertifikat Vaksin

 

Sementara itu, Ketua KPU RI, Ilham Saputra menjelaskan, program DP3 ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, tidak hanya secara kuantitas melainkan secara kualitas.

 

Bagaimana kemudian nanti kader-kader KPU menciptakan atau memberikan arahan di masing-masing desa untuk menjadikan pemilih yang rasional, ikut berpartisipasi secara langsung dalam proses pemilu dan ada kesadaran yang muncul bahwa pemilu ini penting bagi masyarakat.

 

“Itu yang ingin kita sampaikan dan menjadi target dalam program ini. Mensukseskan Pemilu 2024,” katanya.

 

Menurutnya, keterlibatan tokoh masyarakat dan unsur lainnya dalam program DP3 ini juga diharapkan masyarakat dapat lebih mendengarkan dan bisa menjalani program ini secara efektif.

Baca Juga  Sekolah Lapang Sukses Tingkatkan SDM Petani Manggarai Timur

 

Soal wilayah yang ditunjuk menjalankan program DP3, dituturkan Ketua KPU RI, tidak serta merta harus di wilayah yang rendah partisipasi pemilihnya. Beberapa daerah pun ada juga yang menargetkan menyasar kelompok terpinggirkan seperti kelompok perempuan, disablitas dan mungkin salah satunya pemilih pemula. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.