Maju Calon Gubernur DKI Jakarta atau Jabar? Bima Arya : Dua-Duanya Saya Siap

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya. (IST)

METROPOLITAN.id – Jelang masa jabatan sebagai wali Kota Bogor berakhir pada 2024, Bima Arya kini tengah ramai dikabarkan bakal maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Ia tak menampik kabar tersebut, setelah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli membuka kemungkinan bagi Bima Arya kedepannya, apakah calon DKI Jakarta atau gubernur Jawa Barat.

“Beliau (Zulkifli Hasan,red) memberikan dua opsi itu. Saya sampaikan, sebagai kader saya siap menjalankan perintah partai, saya siap untuk itu, entah di (gubernur) DKI Jakarta atau Jawa Barat,” katanya kepada wartawan di Jalan R.H.S.A Kartadjoemena, Selasa (16/11).

Buatnya, hal itu sebagai bentuk kepatuhan kepada partai berlambang matahari itu. Sebagai kader, ia mengaku siap menjalankan perintah partai.

Baca Juga  BPPKB Banten Kota Bogor Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa

“Saya sampaikan, sebagai kader saya siap menjalankan perintah partai. Karena yang diminta partai, terbaik buat partai, pasti terbaik juga buat saya. Saya siap untuk itu,” tegas Bima Arya.

Ia menambahkan, dirinya juga bakal fatsun terhadap perintah partai, meskipun bukan di dua posisi itu.

“Kalau diluar itu (gubernur DKI Jakarta atau gubernur Jawa Barat, red), apabila ada penugasan yang lain, ya sebagai kader harus siap juga,” ujarnya.

Disinggung soal lebih condong ke DKI Jakarta dan Jawa Barat, ia mengaku tidak ada yang lebih dipilih.

Bima Arya mengaku akan terlebih dahulu fokus menuntaskan Pekerjaan Rumah (PR) sebagai wali kota. Diantaranya membenahi transportasi dan angkutan kota di Kota Bogor.

Baca Juga  Tak Ada Hari Pertama Masuk Sekolah di SDN Sukajaya 03 Bogor, Bencana Hentikan KBM

“Saya akan fokus membenahi transportasi. Saya mau beresin angkot. Itu program utama saya. Saya akan fokus dulu kesitu,” ucapnya.

Sebelumnya, pertanyaan soal dua pilihan itu disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan melakukan safari politik di Bogor, 12-13 November 2021.

Selama safari politik, Zulhas didampingi Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno dan Ketua DPP PAN yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya.

Saat ngobrol santai, Bima Arya mendapat pertanyaan cepat dari Zulkifli Hasan soal masa depan karier politiknya setelah tak lagi menjadi Wali Kota Bogor.

Apakah Bima Arya memilih mencalonkan diri jadi Gubernur Jawa Barat atau DKI Jakarta.

“Tergantung perintah Ketum,” Bima Arya menjawab cepat.

Baca Juga  Indonesia Eratkan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi Bareng Bosnia

Zulhas pun merespon jawaban Bima Arya itu dengan raut wajah yang senang.

“Tepat itu jawabannya,” katanya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.