Marak Prostitusi Online, Petugas Gabungan Razia Kontrakan

by -

METROPOLITAN – Maraknya aksi prostitusi online, mem­buat aparat gabungan TNI Polri bersama unsur kelurahan merazia tempat kontrakan di wilayah Jatirangga, Jatisam­purna, Bekasi.

Kanit Reskrim Polsek Jati­sampurna, Iptu Valeri J Leka­hena, mengungkapkan, razia tersebut dilakukan meninda­klanjuti adanya keresahan masyarakat terkait dugaan tempat prostitusi dan nar­koba di beberapa kontrakan di wilayah Jatirangga.

”Jadi, ada komplain dari ma­syarakat bahwa marak terjadi prostitusi, narkoba dan lain-lain di beberapa kontrakan, maka­nya kelurahan undang kita polsek (Jatisampurna) untuk bersama-sama melaksanakan razia itu,” ujarnya.

Adapun lokasi yang dirazia, yakni dua kontrakan berbeda yang masih berada di Jatirang­ga, Jatisampurna, Bekasi. Saat razia memang ada beberapa penghuni yang tidak melapor­kan identitasnya ke RT setem­pat dan terdapat pasangan tanpa nikah. ”Kita langsung data. Rupanya banyak yang tidak melapor ke RT setempat. Lalu, mereka kita tes urine. Ada juga yang di kamarnya tidak sah (pasangan, red), kumpul kebo atau yang lain-lain kita amankan di kantor. Kita bawa ke Jatirangga kelurahannya,” sambungnya.

Baca Juga  Cegah Prostitusi, Camat dan Lurah Diminta Data Penginapan

Meski begitu, Valeri J Leka­hena tidak merinci berapa pasangan tanpa nikah yang berada di tempat kontrakan. Sementara ia mengungkapkan ada satu orang positif mema­kai sabu. ”Ada, satu orang, positif sabu. Kita masih tindak lanjuti dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Jati­rangga, Affandi, menuturkan, memang ada laporan dari warga yang resah karena pen­ghuni kontrakan kerap bermain aplikasi pencari teman di ponsel. ”Laporan warga marak dugaan prostitusi online dengan aplikasi di ponsel serta dugaan penyalahgu­naan narkotika di kos-kosan di wilayah Jatirangga,” ujarnya.

Affandi menyebutkan, seti­daknya ada tiga pasangan tanpa nikah. Lalu tiga orang lainnya positif menggunakan ganja dan sabu. ”Kalau tadi yang didapati di dalam kamar bukan suami istri itu ada tiga pasangan. Sedangkan yang positif dari hasil tes urine ku­rang lebih ada tiga orang. Ada yang ganja dan sabu. Yang satu di satu lokasi dan di lo­kasi ke dua ada,” bebernya.

Baca Juga  8 PSK Muda Gagal ‘Bekerja’

Dua lokasi kontrakan terse­but, sambung Affandi, yaitu kontrakan bernama Dragon di RT 01/01. Sementara kon­trakan selanjutnya masih di Jatirangga. ”Yang satu lagi di wilayah yang sama, tapi nggak ada nama kontrakannya. Yang kontrakan Dragon itu ada 50 pintu, yang satu lagi kurang lebih ada 12 pintu,” ungkapnya. (pk/tob/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.