Melanie Subono Kehilangan Rahimnya

by -

METROPOLITAN – Melanie Subono sudah menjalani operasi pengangkatan tumor di dalam perutnya. Dengan berat hati, ia terpaksa harus kehilangan rahim akibat tumor tersebut.

Saat jumpa wartawan, Melanie menceritakan awal mula mengetahui tumor tersebut. Ternyata sakitnya itu sudah diidapnya sejak 20 tahun lalu. Melanie mengaku sudah beberapa kali menjalani operasi. Total sudah sepuluh kali operasi yang dijalani, lima di antara­nya operasi besar.

”Jadi sebenarnya gini, mungkin ada yang tahu sudah lama aku sering (operasi). Ini bukan operasi pertama, entah tumor kista miom atau entah apa pun itu,” ujar Melanie Subono di kediamannya.

Sekitar empat bulan lalu, Melanie merasakan ada yang tidak beres pada tubuhnya. Pada tengah malam, Melanie terbangun karena merasakan sakit yang luar biasa.

Baca Juga  Melanie Subono Dioperasi Efek Tumornya Pecah

”Sampai sekitar 3-4 bulan lalu tubuh gue terbangun dengan sakit banget dan ternyata itu membawa gue harus ke dokter dan ternyata ada pecah di dalam tumornya atau apanya,” tutur Melanie Subono. ”Setelah itu perut gue jadi segede balon gitu, bagaimana sih, kayak membalon, sama seperti operasi sebelumnya,” lanjutnya.

Melanie pun harus kembali menjalani operasi. Di dalam perutnya itu diduga adalah puluhan tumor yang tumbuh dan harus segera diangkat. ”Akhirnya mau tidak mau gue ke dokter dan dari dokter itulah bilang sudah puluhan jumlahnya segala benda yang tumbuh di dalam,” imbuh Melanie Subono.

Mau tak mau, rahim Melanie Subono juga harus diangkat. Ketika dikeluarkan dari perut, berat rahimnya mencapai 1,3 kilogram. ”Dari dulu itu kan gue mencoba menyelamatkan rahimlah, uteruslah, segala macam dengan harapan itu tidak tumbuh-tumbuh lagi,” ungkap Melanie Subono.

Baca Juga  BJ Habibie Meninggal, Melanie Subono: Terimakasih Sudah Membuat Indonesia Jauh Lebih Baik

”Tapi ini udah operasi kesekian gue nggak tahu lagi akhirnya dokter menyarankan sudah angkat semua isi perutnya, diangkat semua isi perutnya, uterusnya rahim­nya semuanya. Itulah yang akhirnya dilakukan kemarin dengan harapan ini yang terakhir ya mudah-mudahan ya. Kurang lebih sih itu. Hari ini hari ke-14 sudah cukup aman jadi tanggal 20 Oktober (operasi)” tukas Melanie Subono.(dtk/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.