Meski PPKM Level 3, Puncak Tetap Jadi Primadona

by -

METROPOLITAN – Meski berstatus level 3 pada Pem­berlakuan Pembatasan Ke­giatan Masyarakat (PPKM), kawasan Puncak tetap jadi primadona bagi masyarakat untuk berlibur. Padahal, saat ini hanya beberapa tempat wisata yang diperkenankan beroperasi. Sedangkan sisanya masih tutup.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, menga­takan, tujuan wisatawan da­tang ke Puncak untuk sekadar melepas penat dengan bermain ke kebun teh atau mencari kafe yang berkonsepkan alam. Sebab jika datang untuk ber­wisata hanya beberapa tem­pat wisata yang sudah menda­patkan izin beroperasi.

“Dari pantauan kita mereka datang sekadar makan atau ngopi saja. Kalau main ke tempat wisata belum boleh, apalagi hanya ada beberapa tempat wisata yang boleh buka. Itu pun dengan pem­batasan pengunjung. Sele­bihnya tempat wisata masih tutup,” katanya.

Baca Juga  Waduh.... Warung di Puncak Kerap Dijadikan Lokasi Pesta Miras

Begitu pula dengan wisata alam seperti curug atau lain­nya, dalam Peraturan Bupati (Perbup) PPKM level 3 belum diizinkan. Agus mengaku su­dah berkeliling ke beberapa lokasi wisata alam di Kabu­paten Bogor, namun tidak menemukam tempat wisata alam yang beroperasi.

“Kemarin saya sudah keliling ke tempat wisata alam, se­perti curug, mereka belum beroperasi. Tapi untuk kafe-kafe sudah ada beberapa yang buka. Karena kalau kafe memang diperbolehkan,” paparnya.

Dalam penerapan PPKM le­vel 3 ini, Pemerintah Kabupa­ten (Pemkab) Bogor masih menerapkan ganjil-genap bagi wisatawan yang akan menuju Puncak. Seperti kon­disi di lapangan banyak sekali kendaraan berpelat B atau dari luar Bogor. “Mungkin ka­rena daerah sekitar Kabupaten Bogor sudah turun level, jadi aktivitas masyatakatnya kem­bali tinggi. Mereka banyak banyak yang ingin yang berwi­sata,” kata Agus.

Baca Juga  Truk Seruduk Minibus Di Puncak

Sebelumnya, sejumlah tem­pat wisata di Kabupaten Bogor telah mengajukan rekomen­dasi ke Kementerian Pariwi­sata untuk mendapatkan izin uji coba ketika PPKM turun level. “Sudah beberapa yang mengajukan, tapi saat ini be­lum ada tindak lanjutnya karena kan PPKM-nya masih level 3,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diaparbud) Kabupaten Bo­gor, Deni Humaedi.

Sejumlah lokasi wisata yang diizinkan beroperasi, lanjut Deni, merupakan wisata kon­servasi. Seperti Taman Safari, Taman Mekarsari dan Ci­mory Dairy. Sedangkan untuk objek wisata lainnya masih belum boleh beroperasi. Se­bab, objek wisata wahana dikhawatirkan menjadi klas­ter baru penularan Covid-19. (mam/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *