Nah Loh, Luhut bakal Audit LSM, Ini Kata MAKI

by -

METROPOLITAN.ID – Menanggapi pernyataan Luhut Binsar Panjaitan ( LBP ) terkait rencana audit Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Non – Goverment Organisation (NGO), Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Bonyamin Saiman angkat bicara. Dalam keterangan tertulis yang diterima Metropolitan.id, MAKI sangat bergembira menyambut rencana audit tersebut dan bersedia membuka semua hal yang diperlukan terkait kinerja dan keuangan.

“MAKI memahami audit yang dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk saling mengontrol karena LSM tidak boleh merasa hebat dan tidak mau dikontrol. LSM dalam geraknya adalah mengontrol pemerintah sehingga sebaliknya LSM harus bersedia dikontrol pemerintah sebagai bentuk check and balance. Audit ini bukan sebagai bentuk intervensi terhadap independensi kerja-kerja LSM. MAKI tidak akan risih jika dilakukan audit oleh Pemerintah. Kalau bersih, kenapa takut,” tantang Bonyamin.

MAKI, lanjut Bonyamin, justru memahami audit yang dilakukan pemerintah akan kredibel karena dilakukan oleh pihak luar LSM. Jika audit dilakukan LSM sendiri maka publik diperkirakan meragukannya. MAKI dengan senang hati jika nantinya akan dapat penilaian apapun dari hasil audit oemerintah, baik positif dan negatif demi perbaikan kinerjanya sendiri.

Baca Juga  Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis tak Ditahan, AJI Surabaya : Tidak Elok!

“MAKI akan sangat terbuka terkait sumber keuangan dan penggunaannya karena selama ini MAKI sepenuhnya hanya mendapat subsidi dari kantor hukum Boyamin Saiman, tidak ada pendanaan dari pemerintah ataupun lembaga donor manapun baik dalam negeri ataupun luar negeri. MAKI hanya akan sangat tertutup terkait sumber-sumber informasi terkait pengungkapan kasus-kasus korupsi yang selama ini dikawal oleh MAKI,” tegas diam

Sebagai bentuk keseriuasan, tambah Bonyamin, MAKI bahkan minta diaudit oleh LBP, MAKI akan berkirim surat resmi kepada LBP. “Jika MAKI tidak diaudit maka MAKI akan gugat LBP ke Pengadilan Tata Usaha Negara karena tidak menerbitkan Surat Keputusan (SK) perintah audit kepada MAKI,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan akan mengaudit Non-Government Organisation (NGO) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Indonesia. Luhut mengaku akan melakukan audit itu karena menurutnya ada LSM-LSM yang dituduhnya telah menyebarkan informasi yang tidak benar.

Baca Juga  Kantongi Restu Gubernur, Pengesahan Raperda Perubahan Status PDJT di Tangan Bamus

“NGO-NGO ini kita mau audit, jadi jangan menyebarkan berita-berita yang enggak benar, ya, saya udah bilang kita mau audit, enggak bener dong kamu memberikan berita yang enggak benar,” kata Luhut menjawab pertanyaan wawancara di tayangan salah satu stasiun televisi.

Namun, Luhut tak menjelaskan audit seperti apa yang akan dilakukan terhadap LSM tersebut. Luhut melontarkan hal tersebut saat dimintai tanggapan atas bantahan dari kalangan aktivis lingkungan mengenai data deforestasi yang pemerintah klaim menurun.

Luhut lantas mempertanyakan sumber data-data yang dimiliki LSM itu. Menurutnya, data yang dirilis tidak hanya dihimpun pemerintah, melainkan sejumlah lembaga internasional. Di sisi lain, menurutnya, saat ini terdapat teknologi satelit yang tidak bisa dibohongi.

Baca Juga  Paparkan Makalah, Calon Bos Hipmi Kota Bogor Diuji Ketua DPRD hingga Tokoh Media

“Gini ya, yang bikin NGO-NGO ini dari mana data dia? Kita kan yang membuat bukan hanya kita, internasional. Dan sekarang satelit itu kan nggak bisa dibohongin, enggak bisa,” klaim Luhut.

Luhut mengklaim apa yang ia sebut itu sesuai pula yang diutarakan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry secara pribadi pada dirinya.

Kerry yang kini merupakan utusan khusus AS untuk perubahan iklim, kata Luhut, berbicara kepada dirinya bahwa selama empat tahun terakhir tingkat deforestasi di Indonesia menurun dengan sangat baik.

“John Kerry aja ngakui sendiri ke saya kok, Amerika itu ngakuin bahwa kita selama empat tahun terakhir itu deforestasi itu menurun sangat baik,” ujar Luhut.

Pensiunan jenderal TNI itu pun mengaku bakal berani adu data dengan sejumlah LS yang meragukan pemerintah soal kondisi lahan di Indonesia. “Sangat berani, sangat berani (adu data dengan LSM),” kata Luhut. (tob/cn/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *