Pelaku Mutilasi Driver Ojol Diciduk, Sakit Hati karena Istri Dicabuli

by -

METROPOLITAN – Kepoli­sian mengungkap kasus muti­lasi terhadap seorang driver ojek online berinisial RS di Tambun, Bekasi, oleh tiga tersangka. Dari hasil penyeli­dikan sementara, kasus ter­sebut dilatarbelakangi ketiga korban yang merasa sakit hati dengan korban.

”Yang melatarbelakangi ter­jadinya kasus ini oleh para pelaku, motifnya adalah pelaku sakit hati dengan kor­ban RS,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan, di Polda Metro Jaya.

Zulpan menuturkan, pelaku FM sakit hati karena korban pernah menghina dia dan istrinya. Sementara pelaku MP sakit hati karena pernah dihina dan almarhum istrinya pernah dicabuli korban. ”Ka­rena korban pernah men­ghina pelaku dan istri, MP sakit hati, almarhum istri pelaku pernah dicabuli korban. Itu motifnya,” ujar Zulpan.

Baca Juga  Akhir Pencarian Kepala Korban Mayat Dalam Koper

Sampai saat ini, polisi sudah menangkap dua pelaku, FM dan MAP. Sementara satu pelaku lain, ER, masih dalam pengejaran.

Kapolres Metro Bekasi, Kom­bes Hendra Gunawan, men­gatakan, ketiga pelaku dan korban sebetulnya memiliki kedekatan. Namun lantaran sakit hati, ketiga pelaku ke­mudian menghabisi nyawa korban.

”Untuk hubungan antarke­empat orang ini, tiga tersang­ka dan satu korban berteman sudah lama dan mereka se­perti sudah saudara lah, cuma karena ada cekcok dan cekcok sering terjadi dan akhirnya terjadi pembunuhan,” ujarnya.

Hendra mengungkapkan, ketiga pelaku kemudian mer­encanakan pembunuhan terhadap korban. Setelah membunuh korban, ketiganya memutilasi bagian tubuh kor­ban untuk menghilangkan barang bukti.

”Potongan tubuh dibuang secara terpisah, pertama ada­lah potongan badan dulu, karena dibagi atas kepala, badan, kaki, tangan,” jelas Hendra. ”Lalu potongan itu dibuang, posisinya tidak jauh antara tiga tempat itu, yaitu di perbatasan Karawang- Bekasi,” tambahnya. (cn/tob/ suf/py)

Baca Juga  Pelaku Mutilasi ternyata ’Manusia Silver’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *